Pemkot Batu Bersama OJK dan BI Dorong Akses Modal UMKM dan Petani

  • 04 Sep 2026 11:30 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Pemkot Batu bersama OJK dan Bank Indonesia (BI) menyinergikan langkah percepatan akses permodalan bagi UMKM dan petani melalui FGD TPAKD di Balai Kota Among Tani. Wali Kota Batu Nurochman meminta forum tersebut menghasilkan langkah konkret agar dukungan permodalan dapat lebih mudah diakses masyarakat.

Nurochman menyampaikan Pemkot Batu telah menerbitkan SK penetapan bagi delapan ruang publik, termasuk Pasar Induk Among Tani. Legalitas tersebut menjadi salah satu langkah untuk mempermudah pelaku usaha mendapatkan akses pembiayaan dari perbankan maupun program kementerian.

“Legalitas ini penting agar pelaku usaha lebih mudah mengakses modal perbankan dan program kementerian,” tegas Nurochman, Jumat (4/8/2026).

Menurutnya, kepastian legalitas ruang usaha menjadi bagian penting dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.

Untuk mendukung penyerapan produk UMKM, Pemkot Batu memaksimalkan CooSae sebagai wadah pemasaran dan penyerap produk masyarakat. Sementara di sektor pertanian, program sekolah petani melalui Smart Integrated Farming (SIF) dijalankan untuk mendukung keberlanjutan dan regenerasi petani.

Dari sisi pembiayaan, OJK Malang mendorong perbankan memperluas akses pembiayaan produktif bagi pelaku UMKM. Sementara BI Malang mendorong kerja sama antardaerah untuk menjaga stabilitas harga komoditas pertanian unggulan sehingga petani dapat terhindar dari kerugian akibat fluktuasi harga.

Sinergi Pemkot Batu, OJK, dan BI tersebut mencakup aspek legalitas usaha, akses pembiayaan, pemasaran produk, regenerasi petani, serta stabilisasi harga hasil pertanian. Langkah tersebut menjadi rangkaian upaya penguatan ekosistem ekonomi daerah agar dukungan terhadap UMKM dan petani terhubung dengan pembiayaan serta akses pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....