Sehari Empat Kebakaran Terjadi di Malang, Kerugian Rp105 Juta
- 21 Sep 2026 00:20 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Empat kejadian kebakaran terjadi di sejumlah wilayah Kota Malang, Minggu (20/9/2026). Dua kebakaran melanda bangunan sekolah, sementara dua lainnya terjadi di lahan dan pohon di pinggir jalan.
Kejadian pertama dilaporkan pukul 10.45 WIB di SDN Cemorokandang 1, Jalan Sampurna Nomor 25, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang. Api diduga berasal dari aktivitas membakar setelah kerja bakti yang kemudian merembet ke bangunan sekolah.
Petugas Damkar Kota Malang tiba pukul 11.07 WIB dan mulai melakukan pemadaman pukul 11.08 WIB. Api berhasil dipadamkan pada pukul 11.28 WIB setelah area terdampak sekitar 15 meter persegi ditangani dengan 4.000 liter air.

Kerugian akibat kejadian ini sementara diperkirakan sekitar Rp5 juta, berupa barang-barang di gudang sekolah. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.
Kebakaran kedua terjadi di SMPN 7 Kota Malang, Jalan Lembayung, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang. Laporan diterima pukul 12.00 WIB dengan dugaan awal penyebab kebakaran akibat korsleting kabel listrik.
Petugas tiba pukul 12.17 WIB dan mulai melakukan pemadaman pukul 12.18 WIB. Api berhasil dipadamkan pukul 13.29 WIB setelah penanganan selama 71 menit. Area terdampak sekitar 20 meter persegi dengan penggunaan 12 ribu liter air.

Kerugian material sementara akibat kebakaran di SMPN 7 diperkirakan mencapai Rp100 juta, termasuk dokumen milik sekolah. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka.
Kejadian ketiga dilaporkan pukul 14.16 WIB berupa kebakaran tumpukan sampah dan material di lahan sekitar Jalan Setapak, sebelah STIKI, Kelurahan Pisangcandi, Kecamatan Sukun.
Petugas tiba pukul 14.31 WIB dan mulai melakukan pemadaman pukul 14.32 WIB. Penanganan berlangsung selama 131 menit hingga api berhasil dipadamkan pukul 16.43 WIB. Sebanyak 16 ribu liter air digunakan untuk menangani kebakaran yang berdampak pada area sekitar 1.000 meter persegi.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, kebakaran tersebut diduga dipicu aktivitas pembakaran oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Hingga penanganan selesai, belum ada taksiran kerugian material dari kejadian ini.
Kebakaran keempat sekaligus yang terakhir pada Minggu terjadi di Jalan Simpang Ijen, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen. Laporan diterima Damkar pukul 18.10 WIB dengan objek kebakaran berupa pohon di pinggir jalan.

Petugas tiba pukul 18.28 WIB dan mulai melakukan pemadaman pukul 18.29 WIB. Api berhasil dipadamkan pukul 18.44 WIB setelah penanganan selama 15 menit menggunakan 1.000 liter air.
Penyebab kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran sampah di dekat pohon. Tidak ada korban maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, sebelumnya mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah tanpa pengawasan. Menurutnya, pembakaran sampah dapat memicu api merambat ke lahan, perkebunan, hingga permukiman.
“Ini sangat berbahaya karena api bisa semakin meluas ke lahan, perkebunan, atau bahkan sampai menjalar ke permukiman,” ujar Pandu.
Dari empat kejadian tersebut, kerugian material yang sudah terdata sementara mencapai sekitar Rp105 juta, berasal dari kebakaran SDN Cemorokandang dan SMPN 7 Kota Malang. Sementara kerugian pada kebakaran lahan di Pisangcandi dan pohon di Jalan Simpang Ijen belum ditaksir.
Seluruh kejadian tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Petugas Damkar juga memastikan api telah padam dan tidak ditemukan hidden fire sebelum meninggalkan masing-masing lokasi.
Penanganan kejadian terakhir selesai pada pukul 18.44 WIB, sementara armada Damkar kembali ke Mako pada pukul 19.00 WIB.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....