Gempa di Jawa Timur Naik Jadi 146 Kali dalam Sepekan, Didominasi Gempa Dangkal
- 18 Sep 2026 12:47 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Aktivitas kegempaan di Jawa Timur dan sekitarnya meningkat dalam sepekan terakhir. BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang mencatat sebanyak 146 kejadian gempa bumi terjadi pada periode 11 hingga 17 September 2026.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, mengatakan sebagian besar gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal yang berkaitan dengan aktivitas tektonik di selatan Pulau Jawa.
"Dari total 146 kejadian, sebanyak 111 merupakan gempa dangkal dan 35 gempa menengah. Tidak terdapat gempa dalam pada periode ini," kata Ricko, Jumat (18/9/2026).
Ia menjelaskan, magnitudo terbesar yang tercatat mencapai M4,97, sedangkan magnitudo terkecil M1,19. Aktivitas kegempaan tertinggi terjadi pada 14 September 2026 dengan 27 kejadian gempa dalam satu hari.
Menurut Ricko, gempa bumi di wilayah Jawa Timur umumnya dipicu oleh aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia serta pergerakan sejumlah sesar aktif lokal.
"Wilayah Jawa Timur memang berada pada kawasan yang aktif secara tektonik sehingga aktivitas gempa bumi masih terus terjadi," ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak berasal dari sumber resmi. Informasi terkait gempa bumi dapat diperoleh melalui kanal resmi BMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....