Kebakaran Hutan dan Lahan Bromo Merembet ke Jemplang Kabupaten Malang
- 12 Sep 2026 17:53 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jemplang, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, semakin meluas. Kebakaran berdampak hingga kawasan akses wisata Bromo dari Malang, termasuk sekitar Bromo Hillside atau Hillside 360, Sabtu (12/9/2026).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan membenarkan kebakaran di kawasan Jemplang tersebut. "Benar, kebakaran itu memang terjadi. Tim gabungan sudah standby untuk melakukan penanganan untuk mengendalikan dan memadamkan api," ujar Sadono, Sabtu sore.
Penanganan dilakukan melalui pemadaman dan penyekatan dari jalur darat. Operasi water bombing juga dilakukan untuk menjangkau titik api di kawasan yang sulit diakses.
Seiring meluasnya kebakaran, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup total kawasan wisata Gunung Bro mo dari seluruh pintu masuk mulai Sabtu (12/9), diumumkan sore hari.
Penutupan berlaku sampai batas waktu yang akan ditentukan berdasarkan perkembangan kondisi kebakaran, proses pemadaman, serta keamanan kawasan.
TNBTS menyebut kondisi vegetasi, khususnya rerumputan, sedang kering akibat musim kemarau. Potensi angin kencang juga dapat mempercepat penyebaran api.
Selain itu, asap di sekitar kawasan terdampak semakin tebal. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu jarak pandang, mobilitas, serta keamanan dan keselamatan pengunjung. Penutupan juga dilakukan untuk mendukung proses penanganan dan pemadaman kebakaran.
Dengan penutupan total tersebut, seluruh pintu masuk wisata Gunung Bromo, termasuk Jemplang di Kabupaten Malang, Cemorolawang di Probolinggo, dan Wonokitri di Pasuruan, ditutup untuk kunjungan wisata.
Akses menuju lokasi kebakaran hanya diperuntukkan bagi petugas, mitra, dan relawan yang terlibat dalam kegiatan penanganan dan pemadaman sesuai tugas dan kewenangannya.
TNBTS meminta masyarakat dan pengunjung tidak mendekati lokasi kebakaran serta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan kondisi kawasan.
Bagi pengunjung yang telah membeli tiket masuk Gunung Bromo melalui laman resmi TNBTS pada masa penutupan, tersedia opsi penjadwalan ulang atau pengembalian biaya. Mekanisme reschedule dan refund akan disampaikan lebih lanjut oleh TNBTS.
Sementara itu, aktivitas kunjungan wisata ke Ranu Regulo tetap dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kebakaran pertama kali dilaporkan terjadi pada Kamis (10/9) sekitar pukul 16.10 WIB di kawasan Savana Pengol atau Lembah Watangan. Api kemudian meluas menuju kawasan Jemplang dan dilaporkan merembet hingga wilayah Gunung Kursi.
Kondisi medan yang terjal, vegetasi kering, serta potensi angin kencang menjadi tantangan dalam proses pemadaman. Tim gabungan masih berupaya melokalisasi api agar tidak semakin meluas.
Karhutla di kawasan Bromo tersebut terjadi setelah kebakaran yang sebelumnya melanda kawasan TNBTS pada Agustus 2026. Penanganan kebakaran terbaru hingga Sabtu (12/9) masih berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....