Truk Tebu Terguling di Kesamben, Lalu Lintas Sempat Tersendat

  • 09 Sep 2026 08:11 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Jalur utama Malang-Blitar di wilayah Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, sempat mengalami kepadatan, Selasa (8/9/2026) sore.

Kondisi itu terjadi setelah sebuah truk bermuatan tebu terguling di sekitar tikungan dekat perlintasan rel kereta api. Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB.

Truk yang melaju dari arah Malang menuju Blitar itu tiba-tiba keluar dari jalur saat melewati tikungan. Kendaraan kemudian terguling dan muatan tebu yang dibawanya ikut terdampak.

Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni mengatakan, kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat.

Truk dikemudikan DIS (38), warga Kabupaten Malang. Dari pemeriksaan awal, pengemudi diduga kurang konsentrasi saat melewati tikungan karena mengantuk.

"Pengemudi diduga mengantuk sehingga kurang berkonsentrasi dan kendaraan keluar jalur hingga akhirnya terguling," kata Aiptu Muheni.

Posisi truk yang berada di badan jalan membuat kendaraan roda empat kesulitan melintas. Petugas kepolisian bersama warga kemudian menerapkan sistem buka-tutup agar sepeda motor tetap dapat melewati lokasi.

Selain mengatur lalu lintas, petugas juga melakukan proses evakuasi terhadap truk. Upaya tersebut dilakukan untuk mengembalikan kelancaran arus kendaraan di jalur yang menghubungkan Malang dan Blitar tersebut.

"Petugas bersama warga melakukan evakuasi kendaraan sekaligus rekayasa lalu lintas untuk memperlancar arus kendaraan," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Pengemudi truk mengalami luka ringan dan mendapat penanganan setelah kejadian.

Sementara itu, kerugian materiil akibat kecelakaan ditaksir sekitar Rp2 juta.

Aiptu Muheni menyebut faktor manusia menjadi dugaan awal penyebab kecelakaan. Kondisi mengantuk membuat konsentrasi pengemudi menurun ketika kendaraan memasuki tikungan.

Setelah truk berhasil dievakuasi, gangguan lalu lintas di lokasi berangsur teratasi. Kendaraan dari kedua arah kini kembali dapat melintas normal.

Polisi mengingatkan pengemudi untuk memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara. Rasa lelah dan mengantuk dinilai dapat menurunkan kemampuan pengemudi dalam mengantisipasi kondisi jalan.

Pengemudi yang mulai mengantuk diminta segera menepi dan beristirahat di lokasi yang aman daripada memaksakan perjalanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....