Wali Kota Blitar Jelaskan Alasan Hibah KONI Belum Cair
- 09 Sep 2026 08:08 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Dana hibah Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar sebesar Rp2,8 miliar hingga kini belum dicairkan.
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin menjelaskan belum cairnya anggaran tersebut bukan karena pemerintah tidak memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga. Pemkot justru memastikan anggaran untuk kepentingan atlet tetap menjadi perhatian.
Penjelasan itu disampaikan setelah sebelumnya pengurus KONI Kota Blitar menyampaikan aspirasi melalui aksi di depan DPRD dan Kantor Wali Kota Blitar pada Senin (7/9/2026).
Mas Ibin mengatakan, pemerintah perlu memastikan terlebih dahulu kondisi organisasi penerima hibah sebelum mengambil keputusan pencairan anggaran.
Menurutnya, saat ini KONI Kota Blitar belum memiliki ketua definitif setelah Samanhudi Anwar mengundurkan diri dari jabatannya.
Posisi ketua kemudian diisi sementara oleh Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Kota Blitar.
Penunjukan tersebut berdasarkan keputusan KONI Provinsi Jawa Timur dengan masa tugas mulai 1 September hingga 1 Oktober 2026.
"Siapapun pejabatnya, dia tidak berani melakukan itu," kata Mas Ibin, Rabu (9/9/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah harus berhati-hati dalam menyalurkan anggaran daerah, terlebih dengan masa tugas Plt yang relatif singkat. Karena itu, kepastian mengenai kepengurusan KONI menjadi salah satu hal yang perlu diselesaikan terlebih dahulu.
Dalam keputusan penunjukan Plt, KONI juga diminta segera melaksanakan Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub). Forum tersebut nantinya menjadi bagian dari proses untuk menentukan ketua definitif.
Mas Ibin mengatakan Pemkot Blitar terbuka untuk membantu memfasilitasi pelaksanaan Musorkotlub maupun kebutuhan organisasi KONI.
"Mestinya sebagai Plt beliau kirim surat ke Pemkot untuk meminta fasilitas melaksanakan Musorkotlub dan pembinaan KONI. Kalau minta bantuan semestinya pengurus datang dan berbicara dengan Pemkot," ujarnya.
Di tengah belum cairnya hibah tersebut, Mas Ibin menegaskan bahwa perhatian Pemkot Blitar terhadap dunia olahraga tidak berhenti.
Ia menyebut pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk pembinaan atlet. Dukungan juga diberikan dalam bentuk penghargaan kepada atlet Kota Blitar yang meraih prestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Nilai bonus yang diberikan kepada atlet berprestasi tersebut disebut mencapai lebih dari Rp1 miliar.
"Jadi, selama ini, kami menyiapkan anggaran untuk pembinaan atlet dengan baik," jelasnya.
Mas Ibin juga menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat dan pengurus KONI yang menyampaikan aspirasi melalui aksi pada Senin lalu.
Namun, ia berharap persoalan yang berkembang dapat diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi antara KONI dengan pemerintah daerah.
Pemkot, kata dia, tidak menutup kemungkinan mencairkan dana hibah tersebut setelah seluruh persoalan organisasi dan persyaratan administrasinya terpenuhi.
"Kalau sudah selesai, kami akan berikan (dana hibah), bahkan kalau kurang kami akan carikan," katanya.
Ia menegaskan, keputusan pencairan anggaran tidak berkaitan dengan kepentingan maupun tendensi tertentu terhadap KONI. Pemerintah hanya memastikan penggunaan anggaran daerah berjalan sesuai prosedur.
"Karena tata kelola pemerintahan itu prosedural, sudah ada mekanisme dan peraturan yang jelas," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....