BPBD Jatim Perkuat Penanganan Karhutla di Sejumlah Gunung
- 06 Sep 2026 10:45 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kawasan gunung.
Upaya pemadaman dilakukan melalui jalur udara menggunakan teknik water bombing, sekaligus pemadaman darat bersama tim gabungan.
Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan water bombing masih dilakukan di sejumlah wilayah, di antaranya Gunung Semeru, Gunung Butak, dan Gunung Arjuno.
Hal itu disampaikan Gatot saat mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Margomulyo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.
"Hingga hari ini kami tetap melakukan water bombing di beberapa wilayah. Salah satunya di Semeru, lalu di Gunung Butak, dan di Arjuno," kata Gatot.
Menurutnya, kondisi cuaca menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan lokasi pemadaman melalui udara. Cuaca di kawasan Gunung Semeru yang cepat berubah serta angin kencang membuat penanganan sementara lebih difokuskan ke Gunung Butak.
"Kalau cuaca dan kondisi angin di Semeru sudah bagus, maka penanganan akan digeser kembali ke Semeru," ujarnya, Minggu (6/9/2026).
Gatot menyebut, kebakaran di kawasan Gunung Semeru telah mencapai sekitar 1.888 hektare. Sementara itu, kebakaran di Gunung Butak masih berlangsung dan terus diupayakan untuk dikendalikan.
Selain pemadaman melalui udara, tim darat juga terus bekerja di lokasi. BPBD Jatim berkolaborasi dengan TNI, Polri, serta organisasi perangkat daerah (OPD) teknis dalam menangani karhutla.
BPBD Jatim juga mendapat informasi mengenai kebakaran di kawasan Gunung Ijen. Bahkan, pihaknya telah menerima permintaan dukungan dari Bupati Banyuwangi dan Bupati Bondowoso untuk membantu pergerakan tim darat.
Gatot menjelaskan, proses pemadaman melalui udara memiliki sejumlah tantangan, mulai dari perubahan cuaca, jarak pandang pilot, angin kencang hingga kondisi medan yang berupa tebing curam.
Sementara pada pemadaman darat, petugas harus menghadapi medan yang sulit serta jarak menuju titik kebakaran yang cukup jauh.
"Kendala pemadaman darat sendiri jaraknya pasti jauh. Selain itu, teman-teman juga terkendala curamnya lokasi kebakaran. Ini menjadi kendala untuk mendekat ke lokasi," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....