BPBD Kabupaten Malang Distribusikan 824 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

  • 01 Sep 2026 06:52 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan selama masa tanggap darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan hingga kini total air bersih yang telah disalurkan mencapai 824.400 liter.

" Kami BPBD bersama sejumlah instansi terkait kembali mendistribusikan 64.800 liter air bersih menggunakan empat armada dengan 14 rit pengiriman," ucap Sadono, Selasa (1/9/2026).

Distribusi dilakukan ke Desa Sumberagung dan Puskesmas Sitiarjo di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Desa Tumpakrejo di Kecamatan Gedangan, Desa Karangkates di Kecamatan Sumberpucung, serta Desa Sumberoto di Kecamatan Donomulyo.

Berdasarkan data BPBD, kekeringan saat ini berdampak pada lima desa di empat kecamatan dengan jumlah warga terdampak sekitar 2.857 kepala keluarga atau 8.957 jiwa.

" Yaitu Desa Karangkates menjadi wilayah penerima distribusi air bersih terbesar dengan total 259.800 liter sejak awal penyaluran pada 8 Agustus 2026. Selanjutnya Desa Sumberagung menerima 170.000 liter, Desa Tumpakrejo 155.000 liter, Desa Kedungbanteng 75.000 liter, dan Desa Sumberoto 69.600 liter," bebernya.

Menurut Sadono, distribusi air bersih akan terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. BPBD juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk memastikan pasokan air bersih tetap tersedia selama musim kemarau berlangsung.

Dalam pelaksanaan distribusi, BPBD melibatkan PMI Kabupaten Malang, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang, Perumda Tirta Kanjuruhan, PJT I Karangkates, perangkat desa setempat, puskesmas, serta unsur relawan.

BPBD mengimbau masyarakat menggunakan air secara hemat dan segera melaporkan apabila terjadi kesulitan akses air bersih di wilayahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....