Gubernur Jatim Khofifah Salurkan Air Bersih kepada Warga Blitar
- 06 Sep 2026 10:32 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar membuat warga harus mengandalkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan menyalurkan bantuan air ke wilayah terdampak.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung menyalurkan bantuan air bersih di Desa Margomulyo, Kabupaten Blitar.
Sebanyak 17 ribu liter air bersih didistribusikan kepada warga. Bantuan tersebut dikemas dalam tiga tangki, terdiri dari dua tangki berkapasitas 6.000 liter dan satu tangki berkapasitas 5.000 liter.
Bantuan itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan 40 kepala keluarga atau 162 jiwa yang terdampak kekeringan di Desa Margomyo. Sejumlah warga juga mendapat jerigen untuk memudahkan penampungan air.
Khofifah mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau yang berlangsung cukup panjang.
| Baca juga: Pemadaman Karhutla Bromo Diperkuat Heli BNPB |
"Yang kami lakukan adalah bagian kecil dari upaya yang sudah dilakukan Pak Bupati Blitar. Kami memberikan support suplai air karena kekeringan yang terjadi pada musim kemarau cukup ekstrem dan panjang," kata Khofifah, Minggu (6/9/2026).
Menurutnya, Pemprov Jatim melalui BPBD terus menyiapkan berbagai langkah untuk menjangkau masyarakat yang terdampak kekeringan.
Terlebih, saat ini terdapat 24 kabupaten/kota di Jawa Timur yang telah menetapkan kedaruratan bencana kekeringan.
Selain distribusi air bersih, pemerintah juga berkoordinasi untuk melakukan modifikasi cuaca sebagai salah satu upaya mempercepat turunnya hujan.
Khofifah juga menyebut pelaksanaan salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar masyarakat untuk memohon turunnya hujan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar Wahyudi mengatakan, distribusi air bersih di Dusun Tumpaksuruh sebenarnya telah dilakukan secara rutin.
"Untuk kali ini dropping air dari Bu Gubernur totalnya sekitar 17 ribu liter. Ini untuk mencukupi 40 KK dengan 162 jiwa," ujarnya.
Wahyudi menambahkan, BPBD Kabupaten Blitar biasanya menyalurkan air bersih ke lokasi tersebut setiap dua hari sekali. Dalam satu kali distribusi rutin, air yang dikirim mencapai sekitar 8.000 liter.
Ia memastikan distribusi akan terus dilakukan selama warga masih mengalami kesulitan mendapatkan sumber air bersih akibat kekeringan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....