Pemadaman Karhutla Bromo Diperkuat Heli BNPB

  • 06 Agt 2026 15:51 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang– Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan diperkuat dengan pengerahan helikopter water bombing bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Helikopter tersebut dijadwalkan tiba di Jawa Timur pada Jumat (7/8/2026) pagi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, selama ini proses pemadaman masih mengandalkan drone yang memiliki kapasitas angkut air terbatas, yakni sekitar 150 liter dalam sekali terbang. Karena itu, kehadiran helikopter dinilai akan meningkatkan efektivitas pemadaman di lokasi kebakaran.

"Insya Allah besok pagi heli bantuan dari BNPB sudah sampai di sini. Jadi sekarang proses pembasahan dan pemadaman masih menggunakan drone," ujar Khofifah saat berada di Kota Malang Kamis 6 Agustus 2026.

Menurut Khofifah, helikopter tersebut saat ini sedang dalam perjalanan dari Kalimantan. Setelah singgah di Juanda, helikopter akan beroperasi di kawasan Kaliandra sebagai titik pengambilan air, sementara pangkalan utamanya tetap berada di Bandara Juanda.

Ia menjelaskan, penggunaan drone sebelumnya juga sempat menghadapi kendala karena harus memperoleh izin jalur penerbangan atau drone line. Izin tersebut baru diterbitkan dua hari lalu setelah diajukan sejak 3 Agustus.

"Satu drone itu cuma 150 liter. Mudah-mudahan besok pagi setelah helinya datang, proses pemadaman bisa lebih efektif karena volume air yang digunakan jauh lebih besar," katanya.

Meski api telah ditangani menggunakan drone, Khofifah menegaskan upaya pembasahan masih perlu terus dilakukan agar titik-titik api benar-benar padam. Adapun terkait penyebab kebakaran, ia mempersilakan awak media meminta penjelasan langsung kepada pihak TNBTS sebagai instansi yang berwenang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....