Agustus 2026, BMKG Rekam 576 Gempa di Jawa Timur

  • 02 Sep 2026 13:55 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Aktivitas kegempaan di Jawa Timur selama Agustus 2026 tergolong tinggi. BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang mencatat sebanyak 576 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya sepanjang bulan tersebut.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, mengatakan gempa yang tercatat didominasi gempa dangkal. Dari total 576 kejadian, sebanyak 458 gempa merupakan gempa dangkal, 117 gempa menengah, dan satu gempa dalam.

"Pada Bulan Agustus 2026 di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya terjadi 576 kejadian gempa bumi. Magnitudo terbesar pada periode ini adalah M 4.77 dan magnitudo terkecil yaitu M 1.06," ujar Ricko, Rabu (2/9/2026).

Berdasarkan data BMKG, aktivitas gempa terbanyak terjadi pada 8 Agustus 2026 dengan 29 kejadian. Sebaliknya, aktivitas terendah tercatat pada 20 Agustus 2026 dengan 10 kejadian gempa.

Ricko menjelaskan, tingginya aktivitas kegempaan di Jawa Timur dipengaruhi pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia yang berada di selatan Pulau Jawa. Selain itu, sejumlah patahan aktif lokal juga menjadi pemicu terjadinya gempa.

"Kejadian gempa bumi disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik IndoAustralia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal," katanya.

Meski jumlah kejadian cukup tinggi, sebagian besar gempa yang terjadi tidak dirasakan masyarakat karena berkekuatan kecil dan terjadi pada kedalaman tertentu. BMKG memastikan pemantauan aktivitas seismik terus dilakukan untuk mendukung mitigasi bencana di Jawa Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....