Polres Malang Gandeng Ojol Perkuat Pemantauan Kamtibmas

  • 28 Agt 2026 18:41 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Pengemudi ojek online (ojol) dinilai memiliki peran strategis dalam membantu kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Mobilitas pengemudi yang tinggi membuat mereka dapat menjadi sumber informasi awal mengenai berbagai situasi yang terjadi di jalan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri saat silaturahmi kamtibmas bersama perwakilan pengemudi ojol di Masjid Polres Malang, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan tausiyah oleh Ustadz Kholili dari Pagak.

Menurut Rulian, pengemudi ojol memiliki posisi yang cukup strategis karena hampir setiap hari beraktivitas di berbagai ruas jalan. Informasi dari mereka dapat membantu kepolisian mengetahui kondisi lapangan secara lebih cepat, terutama ketika terjadi peristiwa yang membutuhkan penanganan petugas.

“Sangat penting peran ojol, karena rekan-rekan driver online ini posisinya selalu di lapangan. Beliau-beliau bisa menjadi perpanjangan tangan kami, mata dan telinga kita di lapangan terkait perkembangan situasi yang membutuhkan kehadiran Polri,” kata Rulian.

Laporan dari pengemudi dapat berkaitan dengan berbagai persoalan, mulai dari dugaan tindak kriminalitas hingga gangguan lalu lintas. Kemacetan, kendaraan mengalami kerusakan di jalan, maupun kondisi lain yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas juga dapat segera diinformasikan kepada kepolisian.

Rulian mendorong komunikasi antara pengemudi ojol dan kepolisian terus diperkuat. Laporan dapat disampaikan melalui layanan kepolisian 110 maupun koordinasi langsung dengan petugas ketika menemukan situasi yang membutuhkan penanganan.

Sinergi tersebut juga mendapat respons positif dari Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur. Ketua PDOI Jatim Puji Waluyo menyatakan kesiapan para pengemudi untuk ikut membantu menjaga keamanan lingkungan selama menjalankan aktivitas di jalan.

Menurut Puji, kolaborasi dengan kepolisian juga penting untuk memberikan rasa aman kepada pengemudi. Mobilitas hingga malam hari membuat pengemudi ojol memiliki risiko menghadapi berbagai gangguan keamanan ketika bekerja.

Karena itu, komunikasi yang baik antara komunitas pengemudi dan kepolisian diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi sekaligus mendukung upaya pencegahan gangguan kamtibmas di wilayah Malang dan Jawa Timur.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....