Karhutla Bromo, Sejumlah Titik di Jemplang Padam, Tiga Lokasi Masih Berasap

  • 14 Sep 2026 09:29 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, mulai berhasil dipadamkan. Namun, hingga Minggu (13/9/2026) sore, petugas masih memantau tiga lokasi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang menunjukkan aktivitas asap maupun api.

Dua lokasi berada di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Sementara satu titik lainnya berada di kawasan Jemplang, Desa Ngadas, Kabupaten Malang.

Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono mengatakan penanganan masih terus dilakukan melalui pemadaman, pembasahan, dan pemantauan di titik-titik yang masih menunjukkan aktivitas kebakaran.

“Penanganan masih terus dilakukan. Petugas melakukan pemadaman, pembasahan dan monitoring di titik-titik yang masih mengeluarkan asap maupun api,” kata Budiono, Senin (14/9/2026).

Di wilayah Kabupaten Malang, aktivitas kebakaran masih terpantau di Blok Painem, kawasan hutan sekitar Pos Jemplang. Lokasi tersebut berada di lereng dengan medan curam sehingga sulit dijangkau melalui jalur darat.

Sementara itu, titik api di kawasan Tracking Jalur Leluhur, Desa Ngadas, berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah pemadaman, petugas kembali ke Pos Jemplang untuk melakukan evaluasi dan tetap bersiaga mengantisipasi munculnya kembali api.

Dalam penanganan di lapangan, petugas gabungan melakukan pemadaman secara manual menggunakan water sprayer dan hydrant portabel. Medan yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat membuat sebagian petugas menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki menuju lokasi kebakaran.

“Setelah api berhasil dipadamkan, bukan berarti penanganan selesai. Petugas tetap melakukan pendinginan dan pemantauan karena masih ada beberapa lokasi yang berasap dan berpotensi menimbulkan api kembali,” ujar Budiono.

Pendinginan dan pemantauan masih dilakukan di sejumlah blok oleh petugas gabungan dari BPBD dan TNBTS.

Berdasarkan pemantauan hingga Minggu sore, Blok Jantur atau B29 di Kecamatan Sukapura masih mengeluarkan kepulan asap hitam. Di Blok Watangan, Kecamatan Sukapura, petugas masih menemukan kepulan asap putih dan nyala api.

Sementara di Blok Painem, kawasan Jemplang, masih terlihat kepulan asap putih. Lokasi tersebut berada di wilayah Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo.

Polres Malang bersama TNI, BPBD, TNBTS, Manggala Agni, LMDH, dan unsur masyarakat masih menempatkan personel di Pos Jemplang. Petugas terus memantau perkembangan kebakaran untuk mengantisipasi penyebaran api.

Budiono mengimbau masyarakat dan pengunjung tidak mendekati kawasan yang masih terbakar maupun berasap karena kondisi medan dapat membahayakan keselamatan.

“Kami minta masyarakat tidak mendekati titik kebakaran. Selain kondisi medan yang berbahaya, hal itu juga dapat mengganggu petugas yang sedang melakukan pemadaman dan pemantauan,” ujarnya.

Petugas gabungan masih bersiaga di Pos Jemplang sambil melanjutkan pemantauan terhadap titik-titik yang masih menunjukkan aktivitas asap maupun api.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....