Bromo Ditutup, Kerugian Pengusaha Jeep Capai Rp3,5 Juta per Armada per Minggu

  • 12 Agt 2026 16:34 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Penutupan sementara kawasan wisata Gunung Bromo akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berdampak pada aktivitas ekonomi pelaku usaha wisata, khususnya pengusaha jeep dan tour and travel di kawasan Probolinggo.

Khoirul Umam Masduki, pengusaha tour and travel jeep @BromoDay, mengatakan operasional jeep terhenti setelah akses wisata Bromo ditutup. Sejumlah wisatawan yang sebelumnya telah melakukan pembayaran terpaksa dijadwalkan ulang, sementara sebagian lainnya mendapatkan pengembalian dana.

“Kalau punya satu jeep, sehari satu kali berangkat, kalau seminggu, kalikan Rp500 ribu, sekitar Rp3,5 juta potensi kerugian. Itu baru satu unit,” ujar Umam dalam program Halo RRI, Rabu, 12 Agustus 2026.

Menurut Umam, mekanisme pengembalian dana kepada wisatawan disesuaikan dengan kondisi pemesanan. Untuk wisatawan yang belum melakukan pembelian tiket atau kebutuhan perjalanan lainnya, pengembalian dapat dilakukan penuh. Namun, ada pula biaya yang telah terlanjur digunakan untuk pembelian tiket.

“Kalau di kita sih pengembalian. Kecuali memang malam Minggu ada rombongan, kemudian kita juga berburu tiket. Jadi ketika tiket sudah dibelanjakan, saya menyampaikan ke tamu demikian, sisa dari belanja tiket itu baru kita kembalikan,” katanya.

Meski penutupan berdampak langsung terhadap pendapatan, Umam menegaskan pelaku usaha wisata memahami keputusan penutupan kawasan sebagai langkah penting untuk keselamatan wisatawan dan kelancaran proses pemadaman.

Pelaku usaha juga memanfaatkan masa penutupan untuk melakukan pengecekan dan perawatan armada jeep. Sopir dan pemilik kendaraan memastikan kondisi kendaraan, termasuk oli dan komponen lainnya, tetap siap digunakan ketika kawasan wisata kembali dibuka.

“Tidak melulu soal bisnis. Sebagai jasa wisata yang di Bromo, ketika memang kita harus libur karena aturan, kita harus libur. Kemudian beberapa teman juga ikut membantu melakukan pemadaman di kawasan Savana,” tutur Umam.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Ia berharap kebakaran segera dapat dikendalikan sehingga aktivitas pariwisata kembali berjalan. Bagi pelaku usaha jeep dan tour and travel, keberlangsungan wisata Bromo sangat berkaitan langsung dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....