Gunung Semeru Ditutup Total akibat Kebakaran

  • 28 Agt 2026 00:34 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) menutup total jalur pendakian Gunung Semeru mulai 26 Agustus 2026. Penutupan dilakukan menyusul kebakaran hutan yang terjadi di Blok Ranu Kembang, sekitar jalur pendakian Gunung Semeru.

Kepala BBTNBTS Ir. Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, penutupan berlaku sejak pengumuman diterbitkan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Jalur pendakian Gunung Semeru ditutup secara total, terhitung sejak pengumuman ini diterbitkan sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan,” kata Rudijanta, Kamis, 27 Agustus 2026.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Ia menjelaskan, penutupan dilakukan untuk mendukung proses pengendalian dan pemadaman kebakaran serta evakuasi pengunjung yang masih berada di kawasan Gunung Semeru.

“Penutupan dilakukan untuk mendukung kelancaran proses pengendalian, pemadaman kebakaran, serta evakuasi pengunjung yang masih berada di dalam kawasan, dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan pengunjung,” ujarnya.

Bagi pengunjung yang telah membeli tiket masuk melalui sistem booking online, BBTNBTS menyediakan opsi refund atau pengembalian biaya maupun reschedule setelah kegiatan pendakian kembali dibuka. Ketentuan dan mekanisme refund maupun reschedule akan disampaikan lebih lanjut.

Sementara itu, akses transportasi Malang-Lumajang melalui Kecamatan Poncokusumo dan Kecamatan Senduro tetap dapat dilalui. Kunjungan wisata ke Ranu Regulo juga masih dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

BBTNBTS mengimbau masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata ikut menjaga kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dari ancaman kebakaran.

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan sumber api, termasuk menyalakan api unggun, membakar sampah, menyalakan petasan, kembang api, flare, maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....