Puluhan Pramuka Kota Malang Ikuti Jambore Nasional
- 10 Agt 2026 18:35 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang Kota Malang terpilih untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) yang digelar di Cibubur, Jawa Barat, hingga 20 Agustus 2026.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, mengatakan 32 peserta tersebut merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan setelah Kota Malang terpilih mewakili Jawa Timur.
“Seleksinya cukup panjang dan ketat. Bukan hanya kapasitas dan kualitas adik-adik, tetapi juga mempertimbangkan orang tua, gugus depan, serta unit pendidikan,” kata Ginanjar.pelepasan peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026 bertempat di Halaman Depan Balai Kota. Senin 10 Agustus 2026.
Menurut dia, peserta berasal dari sejumlah gugus depan dan satuan pendidikan di Kota Malang. Komposisi kontingen terdiri atas dua tim putra dan dua tim putri dengan total 32 Pramuka Penggalang tingkat SMP.
Ginanjar menjelaskan, peserta yang terpilih tidak hanya dinilai berdasarkan kecakapan kepramukaan. Kreativitas, kemandirian, kemampuan teknis kepramukaan, sikap, budi pekerti, dan karakter juga menjadi pertimbangan utama dalam proses seleksi.
“Yang paling penting adalah sikap, budi pekerti dan karakter. Selain itu ada kecakapan, kreativitas, kemandirian, serta keterampilan teknis kepramukaan,” ujarnya.
Dalam Jamnas kali ini, kontingen Kota Malang juga mendapat tugas khusus untuk menampilkan kesenian tradisional. Mereka akan membawakan Tari Topeng yang dinilai dapat merepresentasikan identitas budaya Kota Malang.
Selain mempersiapkan pementasan seni budaya, para peserta juga menjalani pelatihan teknis kepramukaan dan pembekalan kemandirian. Hal ini penting karena selama kegiatan mereka akan mengikuti berbagai agenda dalam waktu yang cukup panjang.
Ginanjar menegaskan, Jamnas bukan merupakan ajang perlombaan, melainkan pertemuan Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk peserta undangan dari luar negeri. Kegiatan tersebut menjadi sarana pendidikan karakter, nasionalisme, kemandirian, serta memperluas jejaring antarpeserta.
“Ini bukan lomba, tetapi temu Pramuka nasional. Mereka mendapatkan pendidikan karakter, teknis kepramukaan, nasionalisme dan kemandirian,” katanya.
Adapun tema besar Jamnas tahun ini berkaitan dengan ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan tersebut, Gerakan Pramuka diharapkan turut berkontribusi dalam memperkuat kesadaran generasi muda terhadap pentingnya ketahanan pangan.
Ginanjar berharap pengalaman mengikuti Jamnas dapat menjadi bekal bagi para peserta di masa depan. Mereka akan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang lebih luas melalui interaksi dengan Pramuka dari berbagai daerah.
“Pengalaman itu mahal. Di sana mereka akan mendapatkan pengalaman terkendali dan membangun jejaring dengan Pramuka se-Indonesia. Itu yang nantinya menjadi pengetahuan dan bekal mereka,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....