Kolam Tematik KKP Sasar Kabupaten Malang, Butuh Lahan 1.000 Meter per Titik
- 10 Agt 2026 22:05 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Program Kampung Perikanan Budidaya (KPB) dan pengembangan kolam tematik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai menyasar sejumlah wilayah di Kabupaten Malang. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa sekaligus mendukung ketersediaan sumber protein bagi masyarakat.
Salah satu tahapan yang kini berjalan adalah verifikasi teknis dan survei lokasi calon penerima program. Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Kabupaten Malang turut mendampingi proses tersebut di tingkat desa.
Ketua DPC Papdesi Kabupaten Malang Hendik Arso mengatakan survei lapangan telah dilakukan di sejumlah lokasi. Untuk wilayah Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, tim teknis KKP dijadwalkan melakukan verifikasi lokasi.
"Sudah ada survei lapangan yang dilakukan. Bahkan untuk wilayah kami, tim teknis dijadwalkan segera turun langsung melakukan verifikasi lokasi," ujar Hendik, Senin (10/8/2026) di Pendopo Panji Kepanjen.
Menurut Hendik, salah satu hal yang perlu dipastikan dalam pengusulan program tersebut adalah ketersediaan lahan. Area yang disiapkan nantinya digunakan untuk pembangunan fasilitas budidaya, termasuk kolam tematik yang dapat dikembangkan dengan teknologi seperti sistem bioflok.
Setiap titik pengusulan membutuhkan lahan kurang lebih 1.000 meter persegi. Karena itu, pemerintah desa perlu memastikan lokasi yang diajukan memenuhi persyaratan teknis dan tidak menimbulkan persoalan penggunaan lahan di kemudian hari.
"Setidaknya dibutuhkan ketersediaan lahan seluas kurang lebih 1.000 meter persegi per titik pengusulan untuk area pembangunan kolam tematik ini," jelasnya.
Selain luas lahan, status dan peruntukan tanah menjadi bagian penting dalam proses verifikasi. Lahan Sawah Dilindungi (LSD) tidak diperbolehkan digunakan untuk pembangunan fasilitas tersebut karena berpotensi mengurangi lahan pertanian yang dilindungi.
Sementara pemanfaatan Tanah Kas Desa (TKD) harus mengikuti ketentuan yang berlaku serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Papdesi Kabupaten Malang selanjutnya akan mendampingi pemerintah desa dalam proses identifikasi lokasi dan pemenuhan persyaratan teknis. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memastikan lahan yang diusulkan sesuai ketentuan sehingga program budidaya perikanan dapat berjalan tanpa mengganggu kawasan pertanian yang dilindungi.
Program KPB dan kolam tematik tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan usaha perikanan budidaya di desa sekaligus menambah sumber pangan dan protein bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....