Warga Kelurahan Dermo Datangi Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan
- 20 Jul 2026 17:28 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Pasuruan - Puluhan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (20/7/2026).
Kedatangan sejumlah perwakilan masyarakat ini tak lain untuk mengadukan permasalahan serius terkait dugaan berdirinya rumah doa atau gereja ilegal di lingkungan tempat tinggal mereka.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Aries mengatakan masyarakat setempat menganggap tempat ibadah tersebut telah menyalahi aturan hukum yang berlaku. Sebab tidak pernah ada proses sosialisasi maupun komunikasi dengan warga sekitar sebelumnya. Terlebih lagi, kawasan Lingkungan Sukalipura sendiri seluruhnya dihuni oleh warga muslim dan sama sekali tidak memiliki basis penduduk mayoritas beragama Kristiani.
"Kita sudah kecolongan satu gereja sebelumnya dan sekarang ada lagi, sehingga warga intinya menolak keberadaan tempat ibadah tersebut di lingkungan masyarakat yang mayoritas muslim," katanya.
Dijelaskan Aries, aktivitas di dalam rumah ibadah yang awalnya dibeli dengan alasan untuk fasilitas pendidikan tersebut dinilai semakin hari kian padat dan ramai.
"Warga juga merasa resah lantaran para jamaah yang berdatangan untuk beribadah di sana mayoritas berasal dari luar lingkungan Sukalipura," singkatnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Mohammad Najib berharap kepada Pemkab Pasuruan, dalam hal ini Satpol PP untuk menyelidiki permasalahan ini.
"Pihak Satpol PP yang memiliki kewenangan penegakan perda nanti akan kami sampaikan untuk turun mengecek mulai dari masalah perizinan hingga kegiatan yang dianggap meresahkan warga tersebut," ucapnya.
Dengan kedatangan para perwakilan warga, Najib meminta agar segera dibuat laporan tertulis resmi kepada pihak-pihak terkait agar ada tindak lanjut, sesegera mungkin.
"Kami dari dewan akan mendorong laporan tertulis ini sehingga instansi berwenang akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan tugasnya masing-masing," tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....