Dua Hari Penanganan, Bom Udara Sungai Lahar Akhirnya Berhasil Dievakuasi

  • 10 Jul 2026 08:23 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Setelah melalui proses penanganan selama dua hari, bom udara yang ditemukan di aliran Sungai Lahar, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, akhirnya berhasil dievakuasi oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jawa Timur, Kamis (9/7/2026) sore.

Proses pengangkatan bom berlangsung sekitar 4,5 jam. Medan yang sulit menjadi tantangan utama karena posisi bom tertanam di dasar sungai, berada dalam kondisi miring sekitar 30 derajat, serta terjepit batu berukuran besar.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan hasil identifikasi awal Tim Jibom menunjukkan benda tersebut merupakan bom udara (aircraft bomb) dengan diameter sekitar 25–30 sentimeter, panjang kurang lebih 1,5 meter, dan berat diperkirakan antara 50 hingga 100 kilogram.

"Setelah berhasil diangkat, bom langsung dibawa ke lokasi yang aman untuk dilakukan disposal agar tidak membahayakan masyarakat," kata AKBP Kalfaris, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, sebelum bom dapat diangkat ke permukaan, petugas harus lebih dahulu memindahkan batu besar yang menghimpit badan bom. Setelah hambatan tersebut berhasil disingkirkan, bom kemudian diangkat menggunakan peralatan khusus.

"Batunya cukup besar sehingga harus dipindahkan terlebih dahulu. Setelah itu baru bom bisa diangkat," ujarnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal Tim Jibom, bom tersebut diduga masih berpotensi aktif meski kondisinya telah dipenuhi karat akibat lama terendam di dalam sungai. Karat yang menutupi seluruh permukaan bom juga membuat tulisan maupun identitas pada badan bom tidak lagi dapat dikenali, sehingga asal maupun jenis produksinya belum bisa dipastikan.

"Informasi dari Tim Jibom, ada kemungkinan bom ini masih aktif. Karena tulisan pada badan bom sudah hilang akibat berkarat, identitasnya tidak bisa diketahui. Demi keselamatan masyarakat, bom ini akan segera dilakukan disposal," jelasnya.

Bom udara itu pertama kali ditemukan warga yang sedang mencari ikan di Sungai Lahar. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT dan diteruskan ke Polsek Sukorejo Polres Blitar Kota.

Mendapat laporan tersebut, Polres Blitar Kota segera berkoordinasi dengan Tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur untuk melakukan penanganan. Namun, upaya evakuasi pada hari pertama belum membuahkan hasil karena posisi bom yang tertanam cukup dalam dan sulit dijangkau.

Tim kemudian melanjutkan operasi pada hari kedua. Setelah bekerja selama sekitar 4,5 jam, bom akhirnya berhasil diangkat dari dasar Sungai Lahar dan diamankan untuk selanjutnya dimusnahkan di lokasi yang telah ditentukan sesuai prosedur keamanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....