KAN Jabung Malang Integrasikan Sistem ERP Hulu-Hilir untuk Peternak Rakyat

  • 12 Jun 2026 08:21 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung Syariah Jawa Timur resmi mengoperasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang terintegrasi penuh dari hulu ke hilir.

Langkah modernisasi ini menjadi tonggak baru dalam digitalisasi ekosistem peternakan sekaligus memperluas akses inklusi keuangan bagi ribuan peternak di wilayah Kabupaten Malang.

Presiden Direktur KAN Jabung Syariah Jawa Timur, Eva Marliyanti, S.P., M.M., menyatakan bahwa peluncuran sistem terpadu ini merupakan hasil dari proses panjang transformasi digital yang telah dirintis koperasi sejak satu dekade lalu.

"Kami sudah memulai proses digitalisasi ERP ini sejak tahun 2016, namun hingga tahun lalu penerapannya masih bersifat parsial. Melalui kolaborasi bersama ILO (International Labour Organization) dan OJK yang dimulai akhir tahun lalu, alhamdulillah hari ini sistem ERP ini sudah terintegrasi penuh untuk menghubungkan seluruh layanan di KAN Jabung," ujar Eva di sela-sela peluncuran di Jabung, Kamis (11/6/2026).

Eva membeberkan, koperasi produsen ini mengelola perputaran ekonomi yang besar dengan produksi susu mencapai 55 ton per hari.

Produksi tersebut ditopang oleh 2.200 anggota peternak sapi perah serta 100 orang petani tebu.

Melalui sistem ERP yang baru, seluruh mata rantai operasional kini terpantau dalam satu basis data digital.

"Sistem ini mendigitalisasi proses dari hulu ke hilir, mulai dari input awal, proses pembayaran hasil susu, penyediaan sarana produksi, hingga pembiayaan. Hebatnya, sistem ini tidak hanya bisa diakses oleh manajemen koperasi, tetapi juga transparan dan bisa diakses langsung oleh para peternak," imbuh Eva.

Penerapan teknologi terintegrasi ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah pusat.

Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kemenko PMK, Leontinus Alpha Edison, menegaskan bahwa model digitalisasi KAN Jabung layak menjadi kiblat baru inklusi keuangan nasional.

Dengan data produksi dan keuangan yang terekam rapi, perbankan akan lebih mudah menyalurkan pembiayaan bagi peternak rakyat yang selama ini kesulitan mengakses modal (underbanked).

Peluncuran sistem ERP hulu-hilir di halaman Kantor KAN Jabung ini dipimpin langsung oleh Bupati Malang H.M. Sanusi.

Agenda strategis tersebut turut disaksikan oleh Duta Besar Swiss untuk Indonesia Mr. Olivier Zehnder, Anggota Dewan Komisioner OJK RI Adi Budiarso, serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono.

Program klaster digital ini berjalan atas inisiasi OJK yang menggandeng ILO dan SECO (State Secretariat for Economic Affairs Swiss) untuk mendorong kemandirian sektor riil nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....