SMAN 9 Kota Malang Sambut Kepala Sekolah Baru, Siap Perkuat Prestasi dan Inovasi

  • 11 Jun 2026 16:18 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – SMAN 9 Kota Malang menggelar acara pisah sambut Kepala Sekolah dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Kepemimpinan sekolah resmi beralih dari Budi Nurani kepada Wawan Pramunadi, S.Pd., dalam acara Pisah Sambut yang digelar di Aula SMAN 9 Kota Malang, Rabu 10 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kota Malang dan Kota Batu, Muhammad Asrofi, M.Pd., jajaran Kepala SMA Negeri se-Kota Malang, Komite Sekolah, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan SMAN 9 Kota Malang.

Dalam sambutannya, Budi Nurani menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga sekolah yang telah mendukung berbagai program selama masa kepemimpinannya. Ia berharap budaya positif dan prestasi yang telah dibangun dapat terus dipertahankan.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, dedikasi, dan kerja sama seluruh keluarga besar SMAN 9 Kota Malang. Semoga program-program baik yang sudah berjalan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan," ujarnya.

Budi Nurani menjadi Kepala Sekolah SMAN 9 mulai 20 Mei 2025 sampai 29 Mei 2026.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 9 yang baru, Wawan Pramunadi, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan capaian yang telah diraih sekaligus menghadirkan berbagai inovasi guna meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tersebut.

"Saya siap melanjutkan estafet kepemimpinan ini dengan mengedepankan kolaborasi antara guru, siswa, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan demi peningkatan kualitas pendidikan dan prestasi sekolah," kata Wawan.

Wawan Pramunadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAN 1 Gondang Wetan Pasuruan menambahkan, tantangan pendidikan yang terus berkembang menuntut sekolah untuk adaptif dan mampu memanfaatkan berbagai peluang kemajuan teknologi.

"Kami ingin SMAN 9 Kota Malang terus menjadi sekolah yang berprestasi, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan zaman," ujarnya.

Mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Muhammad Asrofi mengatakan pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam organisasi sebagai bagian dari penyegaran dan penguatan tata kelola pendidikan.

"Rotasi kepemimpinan adalah proses yang lumrah dalam sebuah organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana semangat pelayanan dan peningkatan mutu pendidikan tetap berjalan secara berkelanjutan," ungkap Asrofi.

Ia juga mengingatkan pentingnya transformasi digital dalam dunia pendidikan yang harus terus direspons oleh seluruh satuan pendidikan.

"Sekolah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan transformasi digital agar dapat memberikan layanan pendidikan yang semakin baik kepada peserta didik," pesannya tegas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....