Bupati Malang Bekali Petugas Sensus Ekonomi 2026

  • 10 Jun 2026 12:43 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Pemkab Malang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) bersiap memetakan lanskap ekonomi makro dan mikro secara riil. Bupati Malang Sanusi mengungkapkan dukungan terhadap upaya ini dalam pembekalan petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Shanaya Resort Malang, Kecamatan Karangploso, Rabu (10/6/2026) pagi.

Langkah strategis tersebut dinilai krusial agar intervensi kebijakan pembangunan serta iklim investasi di masa mendatang dapat dieksekusi secara presisi dan tepat sasaran.

Orang nomor satu di Pemkab Malang itu menegaskan bahwa integritas dan kompetensi teknis para petugas lapangan menjadi pilar penentu validitas data yang akan dihasilkan.

“Pelatihan ini sangat penting untuk memastikan petugas memiliki kemampuan teknis, pemahaman metodologi, serta integritas yang tinggi dalam melakukan pendataan di lapangan,” ujar Bupati Sanusi dalam pengarahannya.

Sensus Ekonomi 2026 sendiri merupakan agenda nasional sepuluh tahunan yang membidik potret menyeluruh struktur perekonomian daerah.

Sensus ini mencakup berbagai sektor usaha mulai dari skala mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, industri pengolahan, hingga sektor jasa dan pariwisata.

Data komprehensif ini nantinya akan menjadi jangkar strategis Kabupaten Malang dalam memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Keberhasilan mempertahankan ritme ekspansi ekonomi menjadi target utama pasca-sensus bergulir.

Sebagaimana ditegaskan oleh Bupati Sanusi, data yang sahih akan menjadi stimulus kuat bagi para investor yang membidik Kabupaten Malang.

“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Malang pada tahun 2025 mencapai 5,92 persen, salah satu daerah dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Timur. Kami berharap hasil Sensus Ekonomi 2026 dapat semakin memperkuat iklim investasi dan mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah,” terangnya.

Tidak hanya fokus pada sektor riil, Bupati Sanusi menjabarkan bahwa akselerasi daerah tetap bertumpu pada tiga pilar utama, yakni ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....