PDM Kota Malang Kelola Pemotongan Dam Jamaah Haji Tamattu' KBIHU RSI Aisyiyah 1447 H

  • 31 Mei 2026 08:43 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang melalui LAZISMu Kota Malang melaksanakan pemotongan hewan dam dari jamaah haji KBIHU RSI Aisyiyah Kota Malang musim haji 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kompleks MIC MANIS (Muhammadiyah Islamic Center Manarul Islam), Sabtu (29/5/2026).

Program pemotongan dam di dalam negeri ini mengacu pada pandangan fikih Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah serta regulasi pemerintah yang memperbolehkan pemanfaatan nilai sosial dan ekonomi hewan dam di Tanah Air. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Proses penyembelihan dilakukan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah yang telah memiliki fasilitas memadai. Seluruh tahapan pemotongan dijalankan secara higienis, tertib, dan sesuai dengan syariat Islam.

Pemotongan hewan dam

Pengelolaan dana dam jamaah dilakukan secara profesional oleh LAZISMu Kota Malang. Mulai dari pengadaan hewan ternak, pengawasan kesehatan, hingga distribusi daging dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Daging hasil pemotongan hewan dam kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Malang Raya. Sasaran distribusi meliputi kawasan kantong kemiskinan, keluarga berisiko stunting, panti asuhan, serta pondok pesantren binaan Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Selain memastikan distribusi tepat sasaran, LAZISMu juga menyediakan sistem pelaporan digital bagi jamaah haji yang sedang berada di Tanah Suci. Jamaah memperoleh dokumentasi dan notifikasi sebagai bukti bahwa hewan dam mereka telah disembelih sesuai ketentuan syariat.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang, A. Andyk Asmoro mengatakan program tersebut menunjukkan bahwa ibadah haji tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga nilai kemanusiaan yang kuat. Melalui pengelolaan yang baik, manfaat dam dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kami memastikan amanah ini dikelola dengan prinsip tepat sasaran, higienis, dan memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi warga Malang yang membutuhkan. Ini adalah perwujudan dari haji yang mabrur dan peduli pada sesama,” ujarnya.

PDM Kota Malang bersama KBIHU RSI Aisyiyah dan LAZISMu berkomitmen untuk terus mengembangkan tata kelola ibadah yang berdampak luas bagi masyarakat. Melalui program ini, pemotongan dam tidak hanya memenuhi kewajiban ibadah jamaah, tetapi juga berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....