Perumda Tunas Siapkan 100 Sapi Impor Stabilkan Harga
- 04 Agt 2026 22:08 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Perumda Tunas Kota Malang menyiapkan 100 ekor sapi impor untuk menjaga pasokan dan membantu menstabilkan harga daging sapi di pasaran.
Pelaksana Tugas (Plt) Perumda Tunas Kota Malang sekaligus Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan, mengatakan sebanyak 35 ekor sapi dari target tersebut telah tiba di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang.
Sapi-sapi tersebut didatangkan dari Australia melalui kerja sama dengan perusahaan importir. Setelah tiba di RPH, sapi kemudian dibeli oleh jagal untuk dipotong dan dagingnya didistribusikan ke pasar-pasar di Kota Malang.
“Impor sapi sudah dua kali datang ini. Sekitar 35 ekor sudah datang, targetnya 100. Ini dalam rangka untuk menstabilkan harga lagi,” kata Slamet, Selasa 4 Agustus 2026.
Distribusi sapi impor kepada jagal telah dimulai sejak pekan lalu. Menurut Slamet, mekanisme tersebut merupakan pola distribusi yang selama ini berjalan, sehingga Perumda Tunas tidak secara langsung menjual daging kepada konsumen di pasar.
Meski target awal mencapai 100 ekor, jumlah tersebut masih berpotensi ditambah apabila kondisi harga daging sapi belum stabil. Perumda Tunas akan menghitung kembali kebutuhan pasokan dengan mempertimbangkan kondisi pasar.
“Kalau didatangkan untuk menurunkan harga, kemungkinan nambah lagi. Yang jelas, jangan sampai Perumda Tunas mendatangkan tapi juga terlalu rugi. Fungsinya juga profit, tapi juga pengendalian harga dan pasokan,” ujarnya.
Untuk menentukan jumlah sapi yang perlu didatangkan berikutnya, Perumda Tunas akan berkoordinasi dengan Paguyuban Jagal. Koordinasi dilakukan untuk mengetahui kebutuhan sapi sekaligus menyesuaikan pasokan dengan permintaan daging di Kota Malang.
Slamet menegaskan, langkah impor sapi tidak hanya ditujukan untuk menjaga ketersediaan daging, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Perumda Tunas menjalankan fungsi pengendalian harga dan pasokan di tengah terbatasnya sapi lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....