Kabupaten Malang Promosikan Gebyar Tari Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

  • 30 Mei 2026 18:46 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Halaman luar Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, mendadak jadi lautan keceriaan pada Sabtu (30/5) pagi.

Ribuan anak didik Taman Kanak-Kanak (TK) tampil energik dalam ajang Gebyar Tari Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Acara ini digandeng bersamaan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sekaligus HUT ke-76 IGTKI-PGRI Kabupaten Malang.

Kemeriahan itu disaksikan langsung oleh Bupati Malang Drs H M Sanusi MM. Tidak sendirian, Sanusi tampak didampingi Wakil Bupati Dra Hj Lathifah Shohib, Sekda Dr Ir Budiar Anwar MSi, jajaran pejabat Pemkab Malang, hingga Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Malang beserta seluruh pengurusnya.

Saat memberikan sambutan, Sanusi tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.

Dia mengapresiasi totalitas seluruh elemen masyarakat yang sukses menyulap acara tersebut menjadi begitu meriah.

“Gebyar Tari Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam rangka Hardiknas dan HUT ke-76 IGTKI-PGRI hari ini berlangsung dalam suasana penuh kegembiraan. Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter bangsa. Dari ruang-ruang TK yang penuh warna, tawa, dan lagu-lagu ceria, sesungguhnya sedang dibangun masa depan Indonesia,” cetus Sanusi.

Menurut Sanusi, guru TK punya peran yang sangat strategis.

Di tangan merekalah benih-benih akhlak mulia, kedisiplinan, kreativitas, dan rasa percaya diri anak mulai dipupuk sejak dini.

Politikus asal Gondanglegi itu juga memuji kekompakan koreografi para peserta mini tersebut.

Namun, di balik kelincahan gerak tari itu, ada misi yang jauh lebih besar.

Yakni, mengampanyekan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Mulai dari kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, hingga tidur cepat.

“Melalui kebiasaan-kebiasaan baik tersebut, kita sedang menyiapkan generasi Kabupaten Malang yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan kepribadian,” tegasnya.

Momentum Hardiknas kali ini juga dijadikan Sanusi sebagai alarm pengingat.

Baginya, urusan pendidikan bukan melulu beban sekolah, melainkan tanggung jawab kolektif. Pemerintah, guru, orang tua, dan masyarakat wajib jalan beriringan demi tumbuh kembang anak yang optimal.

“Bila langkah kita selaras, maka akan tercipta harmoni besar untuk melahirkan generasi emas Indonesia. Karena itu, kegiatan seperti ini hendaknya tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi ruang tumbuh kreativitas anak, penguatan karakter, sekaligus mempererat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat,” tambahnya.

Sebelum turun panggung, orang nomor satu di Pemkab Malang itu memberikan applause dan penghargaan setinggi-tingginya kepada korps IGTKI-PGRI Kabupaten Malang yang selama ini telaten mengawal gerbang awal pendidikan anak-anak.

“Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Dirgahayu ke-76 IGTKI-PGRI. Semoga seluruh pengabdian para pendidik menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat besar bagi kemajuan bangsa, khususnya Kabupaten Malang,” pungkas Sanusi.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....