Relokasi Pasar Induk Gadang Ditarget Rampung Juni 2026

  • 27 Mei 2026 19:39 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang — Pemerintah Kota Malang menargetkan pembangunan relokasi sementara Pasar Induk Gadang rampung pada Juni 2026. Saat ini progres pembangunan disebut telah mencapai 85 persen.

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengatakan sisa pekerjaan yang belum selesai meliputi tahap finishing dan pengaspalan akses jalan menuju kawasan pasar.

“Progres pembangunan Pasar Induk Gadang sudah sekitar 85 persen. Tinggal kurang 15 persen untuk finishing. Mudah-mudahan bulan Juni ini selesai semua,” kata Eko, Selasa, 26 Mei 2026.

Menurut Eko, percepatan penyelesaian proyek dilakukan sesuai arahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat agar akses jalan menuju kawasan Bumiayu segera dapat digunakan secara optimal. Ia menegaskan pembangunan relokasi sementara pasar tidak menggunakan anggaran pemerintah, baik APBD maupun APBN.

“Seluruh proses pembangunan dilakukan secara swadaya melalui urunan para pedagang yang menempati pasar. Tidak menggunakan APBD maupun APBN,” ujarnya.

Selain penataan kawasan yang lebih rapi dan bersih, relokasi sementara disebut mulai memunculkan dampak ekonomi. Diskopindag mencatat perputaran uang di lokasi relokasi mencapai Rp20 miliar hingga Rp25 miliar per bulan. Sementara transaksi harian diperkirakan mencapai Rp2 miliar sampai Rp3 miliar.

Eko juga memastikan tidak ada pengalihan aset pemerintah dalam proses penataan pasar tersebut. Menurut dia, seluruh aset tetap menjadi milik Pemerintah Kota Malang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....