Diskoperindag Kabupaten Pasuruan Gelar Pasar Murah, 8 Komoditas Dijual Murah
- 16 Jul 2026 13:21 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Pasuruan - Dua hari berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar Festival Pasar Murah dan Pendampingan Sertifikasi Halal UMKM/IKM.
Sejak rabu (15/7/2026) kemarin, warga tak menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa membeli berbagai jenis komoditas yang dijual selama pasar murah di Lapangan Nguling, Desa Nguling, Kecamatan Nguling.
Seluruh komoditas tersebut dijual jauh lebih murah dari harga normal umumnya. Sebut saja beras SPHP kemasan 5 kg yang biasanya dijual Rp 64.000, namun di pasar murah hanya dijual Rp 54.000. Kemudian beras premium dari Rp 75.000, dijual hanya Rp 70 ribu.
Begitu pula untuk harga gula per 1 kg di pasaran dijual Rp 17.500, tapi di pasar murah ini hanya seharga Rp 14.000. Minyakita 1 liter di pasaran 20.000, akan tetapi di pasar murah dijual hanya Rp 13.000. Sedangkan harga minyak premium dari Rp 22.000 kini dijual Rp 17.000.
Telur ayam ras di pasaran Rp 23.000/pack, namun di sini hanya Rp 20.000. Bawang merah seperempat kilogram Rp 9.000, di pasar murah hanya Rp 7.000, serta bawang putih seperempat kilogram dari Rp 9.000 sekarang dijual hanya Rp 6.000.
Kepala Diskoperindag Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghony menjelaskan, pemerintah daerah memberikan subsidi pada 8 jenis komoditas utama yang dijual agar masyarakat dapat menjangkaunya dengan harga murah.
"Subsidi yang diberikan pemerintah untuk 8 jenis komoditas. Mulai dari beras, gula, minyak goreng, telur, bawang merah dan bawang putih," kata Ghony di sela-sela kesibukannya, Kamis (16/7/2026).
Dijelaskannya, festival pasar murah merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mendorong geliat ekonomi lokal.
"Kegiatan ini bukan sekadar ajang transaksi ekonomi semata. Lebih dari itu, agenda ini merupakan wujud kehadiran dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok," jelas Ghony.
Untuk mensukseskan festival pasar murah, Diskoperindag Kabupaten Pasuruanmenurut Ghony bersinergi dengan berbagai lintas sektor. Diantaranya Kecamatan Nguling, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan, Kadin Kabupaten Pasuruan, HIPMI, KOMPPAK, IWAPI, FINNA, FORISA, HIAS, Asosiasi Pengolah dan Pemasar Perikanan Kabupaten Pasuruan, Indofood, Perum Bulog, serta PT Sinergi Gula Nusantara.
"Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi dalam mensukseskan gelaran pasar murah ini," imbuhnya.
Sementara itu, kehadiran pasar murah ini langsung diserbu warga sekitar yang antusias mendapatkan komoditas bahan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Tidak hanya menyediakan bahan pokok dengan harga murah, festival ini juga menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil. Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyediakan fasilitas layanan pengurusan Sertifikasi Halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis untuk membantu UMKM dan IKM naik kelas serta memiliki daya saing yang lebih tinggi.
"Senang sekali karena kebetulan saya belum punya sertifikat halal untuk produk makanan saya, ya lumayan lah gratis," ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....