Harga Sapi Kurban Naik, Daya Beli Masyarakat Turun

  • 25 Mei 2026 14:14 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kenaikan harga hewan kurban menjelang Iduladha 1447 Hijriah berdampak terhadap pola belanja masyarakat. Manager Operasional Razaiq Farm, Salim Ali Musallam Mahri, mengungkapkan daya beli masyarakat untuk hewan kurban, khususnya sapi, mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

“Memang untuk tahun ini daya beli masyarakat terhadap hewan kurban agak sedikit menurun. Terutama pada pembelian sapi karena kenaikan harga yang cukup signifikan,” kata Salim.

Ia menjelaskan harga sapi dengan bobot 250 hingga 300 kilogram saat ini berada di kisaran Rp23 juta hingga Rp25 juta per ekor. Padahal pada tahun lalu sapi dengan bobot serupa masih bisa diperoleh dengan harga sekitar Rp20 juta hingga Rp21 juta.

Kenaikan harga tersebut membuat sebagian panitia kurban mengubah pilihan dari sapi menjadi kambing karena keterbatasan anggaran.

“Ada beberapa masjid yang awalnya berencana membeli sapi, tetapi karena anggaran tidak mencukupi akhirnya dialihkan ke kambing. Itu cukup banyak terjadi tahun ini,” terang Salim kepada RRI dalam program Malang Menyapa, Senin 25 Mei 2026.

Meski demikian, Razaiq Farm mengaku mampu mempertahankan penjualan melalui strategi pemasaran yang agresif, salah satunya program promosi “beli satu gratis satu” untuk pembelian kambing tertentu.

“Kami sudah lima tahun menjalankan promo beli satu dapat satu ekor kambing gratis. Ada juga program dobel berkah beli satu dapat dua. Alhamdulillah promo ini cukup efektif menjaga minat masyarakat,” ujar Salim.

Harga kambing di Razaiq Farm sendiri dibanderol mulai Rp2,75 juta hingga Rp5 juta untuk kategori reguler. Sementara kambing premium dijual pada kisaran Rp5,5 juta hingga Rp10 juta per ekor.

“Untuk kambing jantan reguler mulai Rp2,75 juta sampai Rp5 juta. Sedangkan kambing premium mulai Rp5,5 juta sampai Rp10 juta,” jelasnya.

Menurut Salim, keberhasilan menjaga harga kompetitif tidak lepas dari sistem kemitraan dengan peternak di sejumlah desa yang telah dibangun sejak enam bulan sebelum musim kurban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....