Menjelang SPMB 2026, Pemkot Malang Tegaskan Komitmen Penerimaan Siswa Transparan
- 19 Mei 2026 20:49 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Pemerintah Kota Malang menegaskan komitmen pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan transparan, objektif dan bebas pelanggaran. Komitmen tersebut ditandai dengan deklarasi SPMB yang digelar di Mini Block Office Balai Kota Malang, Selasa (19/5/2026).
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, deklarasi itu menjadi bentuk kesepakatan bersama lintas sektor sebelum tahapan penerimaan siswa baru dimulai.
Menurutnya, pelaksanaan SPMB bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan sekolah, orang tua hingga seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
“Deklarasi ini menjadi kesepakatan bersama agar pelaksanaan SPMB berjalan sesuai harapan, lancar, aman, objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan dan tanpa diskriminasi,” kata Wahyu.
Pemkot Malang juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya untuk meminimalkan potensi kendala maupun pelanggaran dalam proses penerimaan siswa baru tahun ini.
Selain itu, pemerintah kota menyiapkan posko pengaduan bagi masyarakat untuk menerima laporan jika ditemukan dugaan pelanggaran selama pelaksanaan SPMB berlangsung.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana menjelaskan, mekanisme SPMB tahun ini masih mengutamakan jalur domisili seperti tahun sebelumnya.
Pendaftaran jenjang TK dan SD dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 10 Juni 2026. Sedangkan jalur afirmasi dan mutasi untuk SMP dibuka pada 15 sampai 17 Juni 2026. Untuk jalur prestasi akademik dijadwalkan pada 22 sampai 24 Juni, sementara jalur prestasi non-akademik berlangsung 6 sampai 7 Juli 2026.
Untuk membantu masyarakat yang belum terbiasa menggunakan sistem digital, Disdikbud Kota Malang juga membuka posko layanan SPMB di seluruh sekolah negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....