Kebakaran Hutan Kawasan Gunung Butak Dipadamkan, Pendakian Ditutup sementara

  • 01 Sep 2026 19:45 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Kebakaran kawasan hutan Gunung Butak berhasil dikendalikan dan dipadamkan hingga pukul 16.15 WIB, Selasa (1/9/2026). Administratur Perhutani KPH Malang Kelik Djatmiko mengatakan titik api berada sekitar satu kilometer ke arah barat Gunung Butak.

“Lokasi titik api berjarak 1 km arah barat Gunung Butak, sampai pukul 16.15 situasi kebakaran sudah dapat dikendalikan/dipadamkan,” ujarnya. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas tetap memantau kondisi kawasan untuk memastikan situasi tetap aman.

Penanganan kebakaran melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur. Di antaranya Perhutani KPH Malang, Polres Batu, Korem 083 Malang, Kodim, BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kota Batu, Basarnas, masyarakat sekitar, pemerhati lingkungan, dan unsur terkait lainnya.

Kelik mengatakan keterlibatan berbagai pihak dilakukan dalam proses penanganan kebakaran di kawasan hutan Gunung Butak. Tim gabungan tersebut menjalankan penanganan sesuai kondisi lapangan hingga titik api berhasil dikendalikan.

Selain penanganan kebakaran, keselamatan para pendaki juga menjadi perhatian petugas di lapangan. Kelik mengimbau seluruh pendaki yang masih berada di kawasan Gunung Butak untuk segera turun sambil tetap memantau situasi.

“Para pendaki dihimbau untuk segera turun dan sambil memantau situasi yang ada,” terang Kelik. Imbauan tersebut disampaikan seiring dengan penutupan sementara sejumlah jalur pendakian di kawasan tersebut.

Untuk sementara, pendakian Gunung Butak, Bokong, dan Panderman ditutup. Penutupan dilakukan setelah kebakaran terjadi di kawasan hutan dan menjadi bagian dari langkah pengamanan bagi pendaki maupun petugas.

Dengan demikian, kondisi kebakaran Gunung Butak hingga pukul 16.15 WIB telah berhasil dikendalikan dan dipadamkan oleh tim gabungan. Sementara itu, aktivitas pendakian Butak, Bokong, dan Panderman ditutup sementara dan para pendaki diminta turun dari kawasan pendakian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....