Hari Buku Nasional: Read Aloud Malang Raya Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi

  • 18 Mei 2026 12:45 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Peringatan Hari Buku Nasional 2026 dimanfaatkan Komunitas Read Aloud Malang Raya untuk menggelar kegiatan literasi bersama masyarakat di Kota Malang. Kegiatan tersebut berlangsung melalui kolaborasi dengan Komunitas Jejak Lentera pada Minggu, 17 Mei 2026 bertempat di Alun Alun Merdeka Kota Malang.

Koordinator Kapten Divisi Society Relation Read Aloud Malang Raya, Kartika Dwi Nawasita mengatakan kegiatan yang digelar meliputi membaca nyaring, pameran buku, hingga pohon harapan bagi masyarakat.

“Kemarin kami berkolaborasi dengan Komunitas Jejak Lentera. Ada kegiatan full literasi seperti membaca nyaring, menggelar koleksi buku yang bisa langsung dibaca pengunjung, hingga membuat pohon harapan,” kata Kartika dalam program Halo RRI di RRI Malang, Senin, 18 Mei 2026.

Ia menjelaskan, masyarakat yang hadir dapat langsung membaca buku di lokasi kegiatan bersama anak-anak mereka. Menurutnya, antusiasme orang tua untuk membacakan buku kepada anak menjadi hal positif dalam meningkatkan budaya literasi sejak dini.

“Kami senang sekali melihat ada orang tua yang langsung duduk bersama anak-anaknya untuk membaca buku. Itu menunjukkan semangat membacakan buku kepada anak masih sangat besar,” ujarnya.

Kartika menyebut, kegiatan literasi seperti itu mendapat respon positif dari masyarakat. Bahkan, sejumlah pengunjung berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih rutin.

“Ada yang bilang ingin kegiatan seperti ini diadakan setiap minggu. Ini jadi semangat bagi kami untuk lebih sering mengadakan kegiatan literasi di ruang publik,” katanya.

Ke depan, Read Aloud Malang Raya berencana memperbanyak kegiatan membaca bersama di ruang terbuka seperti Alun-Alun maupun area car free day (CFD).

Menurut Kartika, saat ini komunitas literasi di Indonesia mulai berkembang pesat, terutama di kalangan generasi muda. Ia menilai minat baca masyarakat Indonesia perlahan mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Sekarang banyak komunitas literasi bermunculan, mulai dari komunitas membaca untuk anak-anak sampai mahasiswa. Anak muda juga mulai kembali menyukai buku,” terang Kartika.

Ia menambahkan, membangun kebiasaan membaca tidak harus dilakukan dalam waktu lama. Membaca buku selama 10 hingga 15 menit setiap hari dinilai cukup untuk membentuk kebiasaan literasi.

“Yang penting rutin. Sama seperti makan yang jadi kebutuhan tubuh, membaca juga kebutuhan untuk melatih otak kita,” katanya.

Read Aloud Malang Raya sendiri merupakan komunitas literasi nirlaba yang fokus pada metode membaca nyaring atau read aloud. Selain aktif mengunjungi sekolah dan taman baca, komunitas tersebut juga mengadakan pelatihan bagi orang tua, guru, hingga mahasiswa tentang teknik membaca nyaring yang interaktif dan menyenangkan.

Masyarakat yang ingin mengetahui aktivitas komunitas tersebut dapat mengakses akun Instagram @readaloudmalangraya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....