Kota Malang Lolos 10 Besar Program LSDP Jepang untuk Pengelolaan Sampah

  • 12 Mei 2026 10:15 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Pemerintah Kota Malang masuk dalam 10 besar kabupaten/kota di Indonesia yang mendapatkan program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) untuk pengelolaan sampah. Program kerja sama luar negeri dengan Pemerintah Jepang tersebut akan mendukung pembiayaan sarana dan prasarana persampahan dari hulu hingga hilir.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, Kota Malang telah lolos dalam tahapan seleksi nasional dan akan mendapatkan dukungan pembiayaan melalui skema kerja sama Jepang dengan Kementerian Keuangan.

“Dan juga ini ada berita baru juga bahwa Kota Malang sudah masuk 10 besar kota kabupaten di Indonesia yang program LSDP. Sudah masuk 10 besar,” kata Wahyu, Selasa (12/5/2026).

Menurut dia, program tersebut akan mendukung pengelolaan sampah di Kota Malang, termasuk integrasi dengan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang direncanakan berada di Kabupaten Malang.

“Jadi sarana prasarana persampahan nanti kita ikut dua. Ikut yang PSEL yang nanti akan ada di Kabupaten Malang dan sisa sampahnya itu kita menggunakan LSDP,” ujarnya.

Wahyu menjelaskan LSDP merupakan bantuan kerja sama luar negeri dari Pemerintah Jepang yang bekerja sama dengan Kementerian Keuangan dan diberikan kepada pemerintah daerah terpilih di Indonesia.

“Pengelolaan sampah yang mulai dari hulu sampai dengan hilir semua nanti akan dicukupi oleh program LSDP tersebut,” katanya.

Pemerintah Kota Malang menargetkan tahap persiapan program dimulai pada 2026, sedangkan realisasi proyek dilakukan pada 2027 dengan skema reimburse.

“Persiapannya tahun 2026 ini, nanti realisasinya 2027. Tapi dengan sistem reimburse,” ujar Wahyu.

Ia menyebut total anggaran program selama lima tahun diperkirakan mencapai Rp 150 miliar hingga Rp 200 miliar. Pada tahun pertama, Pemkot Malang akan memprioritaskan penyiapan sarana dan prasarana di sektor hulu pengelolaan sampah.

“Kita tahun pertama ini kita selesaikan di hulu terkait dengan penyiapan sarana prasarana yang lain,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....