BMKG Catat 179 Gempa di Jatim pada Pekan Pertama Mei
- 08 Mei 2026 20:47 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Malang mencatat sebanyak 179 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya selama periode 1 hingga 7 Mei 2026.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, mengatakan ratusan gempa tersebut didominasi gempa dangkal akibat aktivitas tektonik di wilayah selatan Jawa Timur.
“Pada Periode 1 Mei 2026 hingga 7 Mei 2026 di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya terjadi 179 kejadian gempa bumi,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
BMKG mencatat magnitudo terbesar dalam periode tersebut mencapai M 3,76, sedangkan magnitudo terkecil tercatat M 1,01.
Dari total kejadian, sebanyak 156 gempa merupakan gempa dangkal dan 23 lainnya gempa menengah. Sementara itu, tidak tercatat adanya gempa dalam selama periode pemantauan.
Ricko menjelaskan aktivitas gempa di wilayah Jawa Timur dipengaruhi pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia serta aktivitas sesar lokal.
“Kejadian gempa bumi disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik IndoAustralia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal,” katanya.
Berdasarkan data BMKG, jumlah gempa terbanyak terjadi pada 7 Mei 2026 dengan 50 kejadian. Adapun aktivitas gempa paling sedikit tercatat pada 6 Mei 2026 dengan 12 kejadian.
Meski aktivitas seismik cukup tinggi, BMKG memastikan tidak ada gempa yang dirasakan masyarakat selama periode tersebut.
“Pada bulan ini tidak terdapat kejadian gempabumi dirasakan,” ujar Ricko.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....