Belasan Anak di Bawah Umur Kabupaten Pasuruan Terjerat Narkoba
- 05 Mei 2026 01:18 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, -Pasuruan - Meski baru 4 bulan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasuruan mencatat ada 17 anak di bawah umur yang terjerat kasus narkoba.
Hal tersebut seperti yang disampaikan Kepala BNNK Pasuruan, Masduki di sela-sela talkshow di Radio Suara Pasuruan, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, belasan anak di bawah umur yang terjerat narkoba berasal dari hasil screening yang dilakukan BNN ke sekolah-sekolah, utamanya SMP dan SMA sederajat serta penangkapan oleh Kepolisian.
"Rata-rata screening dan hasil penangkapan, karena jarang sekali ada volunteer, sehingga kita pro aktif demi dapat menyelamatkan generasi dari narkotika dan obat-obat terlarang," katanya.
Saat ini, ketujuh belas anak tengah menjalani rehabilitasi, baik rawat jalan maupun rawat inap. Kata Masduki, untuk pelajar yang masih bersekolah kebanyakan menjalani rehab rawat jalan, sedangkan yang sudah putus sekolah menjalani rehab rawat inap.
"Kalau yang putus sekolah ya rawat inap, tapi yang masih sekolah kita rehab rawat jalan supaya pendidikannya tetap berlanjut," imbuhnya.
Perihal jumlah anak yang terjerat narkoba, Masduki menegaskan bahwa angka 17 termasuk tinggi. Maka dari itu, peran orang tua sangat penting untuk lebih aware lagi pada perilaku sang anak ketika berada di luar rumah.
"Ortu harus lebih aware lagi. Kalau anak pulang malam ya harus ditanyai dari mana, kalau mau keluar ditanya mau ke mana. Karena kita tidak tahu berteman dengan siapa dan sama siapa ketika jalan," terangnya.
Ke depan, BNNK Pasuruan menurut Masduki membuat banyak rencana kerja. Diantaranya ANANDA yang merupakan singkatan dari aksi nasional anti narkotika dimulai dari anak, tes urin bagi siswa SMP dan SMA, Pembentukan intevensi berbasis masyarakat, life skill bagi kelompok rentan dan lainnya.
"Kita juga akan lakukan sosialisasi tatap muka di wilayah waspada dan rawan maupun razia tempat hiburan malam," harapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....