Harga Daging Naik, DPRD Desak Intervensi

  • 20 Apr 2026 20:43 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang — Kenaikan harga daging sapi di Kota Malang memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi daerah. Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Indra Permana, meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan situasi tersebut.

Ia menilai lonjakan harga terjadi akibat menurunnya ketersediaan sapi hidup di pasaran, sementara permintaan tetap tinggi. Kondisi ini membuat harga terus merangkak naik dan menekan berbagai sektor usaha.

Dampak kenaikan harga daging dirasakan mulai dari hulu hingga hilir. Jagal kesulitan memperoleh pasokan, pedagang menghadapi fluktuasi harga, hingga pelaku usaha kuliner seperti bakso, restoran, dan kafe yang terbebani biaya produksi.

“Kalau kondisi ini dibiarkan, stabilitas ekonomi daerah bisa terganggu,” ujar Indra, Senin 20 April 2026.

Ia menegaskan, pemerintah harus bergerak cepat dengan langkah terukur dan terkoordinasi guna menjaga pasokan serta menstabilkan harga di lapangan.

“Ini bukan sekadar persoalan pasar, tapi tanggung jawab pemerintah untuk melindungi pelaku usaha dan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai kota dengan kekuatan sektor kuliner, Malang dinilai membutuhkan kepastian pasokan bahan baku agar roda ekonomi tetap berjalan. Indra menambahkan, negara harus hadir menjaga rantai pasok dari hulu hingga hilir karena sektor tersebut menjadi penopang utama ekonomi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....