Pertanian Organik Butuh Kesiapan Mental dan Perubahan Pola Pikir Petani

  • 18 Apr 2026 08:26 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Peralihan ke pertanian organik dinilai memerlukan kesiapan mental dan perubahan pola pikir bagi para petani. Hal ini menjadi langkah awal yang penting sebelum memulai usaha di sektor pertanian ramah lingkungan tersebut.

Petani Organik sekaligus Founder PT Orgo Organic Farm Indonesia (Gogrin), Jasmito, menekankan bahwa pertanian organik tidak sekadar meninggalkan bahan kimia sintetis. Petani juga harus memahami sistem alami yang saling berkaitan.

“Yang pertama itu tentunya siapkan mental, karena organik itu bukan hanya tidak pakai bahan kimia, tapi pola pikir harus diubah,” ujarnya, Jum'at (17/4/2026).

Menurutnya, petani perlu mempelajari berbagai aspek seperti mikroba, kondisi cuaca, hingga ekosistem lahan. Pemahaman ini penting agar proses budidaya dapat berjalan optimal dan saling mendukung.

Ia mencontohkan penggunaan mikroba tertentu seperti mikoriza yang dapat membantu tanaman bertahan saat musim kemarau. Hal tersebut menunjukkan bahwa pertanian organik membutuhkan pendekatan ilmiah yang lebih mendalam.

“Kalau mental untuk belajar kurang, saya kira akan sangat sulit untuk beralih ke organik,” ungkapnya.

Meski demikian, Jasmito menilai modal bukan menjadi kendala utama dalam memulai pertanian organik. Ia menegaskan bahwa kesiapan untuk terus belajar jauh lebih penting dibandingkan besarnya investasi awal.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....