BPBD Probolinggo Prediksi Puncak Kemarau 2026 Terjadi Juli–September

  • 13 Apr 2026 21:40 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo – BPBD Kabupaten Probolinggo memprediksi puncak musim kemarau tahun 2026 di wilayah Kabupaten Probolinggo akan terjadi pada periode Juli hingga September.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, mengatakan prediksi tersebut mengacu pada prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika yang menyebut adanya fenomena El Nino yang lebih panjang tahun ini.

Menurutnya, puncak kemarau terjadi secara bertahap di sejumlah wilayah. Pada bulan Juli diperkirakan terjadi di Kecamatan Sumber. Selanjutnya pada Agustus terjadi di wilayah bagian timur dan tengah seperti Tongas, Sumberasih, dan Leces. Sedangkan pada September meliputi wilayah Sukapura, Lumbang, Wonomerto, Kuripan, dan Bantaran.

Oemar menjelaskan, potensi kekeringan tahun ini diprediksi meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, kekeringan terjadi di 10 kecamatan dan 20 desa. Sementara pada 2026 diperkirakan meluas hingga 16 kecamatan dan 32 desa.

“Hal ini dipengaruhi oleh El Nino yang diperkirakan cukup ekstrem, sehingga berdampak pada berkurangnya curah hujan di wilayah Probolinggo,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi jangka pendek, BPBD telah menyiapkan armada untuk dropping air bersih, khususnya bagi desa-desa yang rawan mengalami kekeringan.

Selain itu, BPBD juga akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memperkuat upaya penanganan di lapangan.

Sementara untuk jangka panjang, upaya yang disiapkan meliputi konservasi daerah aliran sungai (DAS), reboisasi, serta program lingkungan lainnya guna mengurangi dampak kekeringan di masa mendatang.

BPBD mengimbau masyarakat untuk mulai mengantisipasi potensi kekeringan dengan melakukan penghematan penggunaan air sejak dini.

Tidak hanya soal hemat air, BPBD juga menghimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan, hal itu terjadi karena juga rawan kebakaran termasuk kebakaran hutan dan lahan. "Termasuk yang kami perhatikan yakni di Bromo, mudah mudahan tahun ini tidak ada karhutla di bromo, " jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....