Pemkot Probolinggo Fasilitasi Penguatan Kader Demokrasi bagi Pelajar
- 11 Mar 2026 19:54 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar kegiatan fasilitasi pendidikan politik dan etika budaya politik bertajuk Penguatan Kader Demokrasi bagi siswa SMA, SMK, dan MA sederajat tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bakesbangpol Kota Probolinggo tersebut diikuti sekitar 60 pelajar perwakilan sekolah negeri dan swasta di Kota Probolinggo, didampingi para guru pembina.
Forum ini menjadi kebanggaan tersendiri karena digagas sebagai salah satu deklarasi kader demokrasi tingkat pelajar yang pertama di Indonesia.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kader demokrasi dari kalangan pelajar. Menurutnya, langkah ini menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai proses demokrasi di masa mendatang.
“Saya bangga dengan adanya kader demokrasi dari kalangan pelajar. Ini akan mempermudah kita dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi pesta demokrasi di masa depan sekaligus menjadi generasi muda yang berkarakter dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan penguatan kader demokrasi bukan sekadar seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa, khususnya bagi Kota Probolinggo.
Para peserta diharapkan mampu menjadi duta demokrasi di sekolah masing-masing serta menjadi media komunikasi yang menyebarkan edukasi demokrasi kepada teman sebaya.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Seraplah ilmu dan pengalaman dari para narasumber, diskusikan ide-ide konstruktif, serta bangun jejaring yang kuat antar peserta. Namun jangan lupakan tugas utama sebagai pelajar, yaitu belajar dan menuntut ilmu,” pesannya kepada para siswa.
Sementara itu, Koordinator Umum Democraft, Beril memaparkan sejumlah program kerja kader demokrasi tingkat pelajar. Program tersebut meliputi pembentukan kader demokrasi di sekolah, kegiatan debat dan karya tulis, hingga penguatan media edukasi melalui podcast.
Selain itu, para kader juga diharapkan dapat melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang pentingnya pendidikan demokrasi guna membentuk generasi muda yang kritis dan peduli terhadap kehidupan berbangsa.
Dalam kegiatan tersebut juga dihadirkan dua narasumber, yakni Ade Nurwahyudi yang menyampaikan materi tentang pengawasan pemilu dari perspektif Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), serta Mat Rosit dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memberikan sosialisasi pendidikan politik dan penguatan kader demokrasi bagi generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran demokrasi, berani menyampaikan gagasan, serta mampu berperan aktif dalam kehidupan demokrasi sejak usia sekolah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....