Pasar Murah, Pemkot Malang Sediakan 1300 Paket di Setiap Kecamatan

  • 09 Mar 2026 22:03 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Hari pertama Pasar Murah yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang berlangsung di depan kantor Kecamatan Lowokwaru. Warga Lowokwaru, Kota Malang, mulai mengantre sejak pagi untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi dalam kegiatan pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Malang , dengan menyediakan 1.300 paket sembako untuk setiap kecamatan

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Putu Eka Wilantari, mengatakan kegiatan pasar murah sebenarnya baru dimulai pukul 09.00 WIB, namun warga sudah datang mengantre sejak pukul 06.00 WIB.

“Pasar murah kita mulai jam 9, tapi warga sudah antre sejak jam 6 pagi,” ujarnya dalam Halo RRI, Senin 9 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pemerintah menyediakan sekitar 1.300 paket sembako untuk setiap kecamatan. Paket tersebut berisi beras premium 5 kilogram, gula premium 1 kilogram, serta minyak goreng 2 liter. Jika harga normal paket tersebut mencapai sekitar Rp150 ribu, masyarakat hanya perlu membayar Rp50 ribu karena mendapatkan subsidi dari pemerintah sebesar Rp100 ribu.

Untuk pembelian paket sembako, masyarakat tidak menggunakan sistem kupon. Warga cukup membawa fotokopi KTP sesuai domisili kecamatan tempat pelaksanaan pasar murah.

“Tidak pakai kupon, cukup membawa fotokopi KTP warga kecamatan setempat. Jadi di luar kecamatan itu tidak kami layani,” jelasnya.

Diskopindag juga menerapkan pembatasan pembelian, yakni satu rumah tangga hanya dapat membeli satu paket sembako agar distribusi dapat merata kepada lebih banyak warga.

Selain itu, petugas melakukan verifikasi KTP serta memberi tanda tinta pada jari pembeli setelah menerima paket untuk mencegah adanya pembelian ganda.

“Setelah menerima barang, pembeli wajib mencelupkan tangan di tinta seperti pemilu. Ini untuk memastikan tidak ada yang mengambil dua kali,” tambahnya.

Selain penjualan sembako bersubsidi, pasar murah tersebut juga diramaikan oleh 10 stan UMKM yang menjual berbagai produk, mulai dari kue kering hingga makanan olahan untuk menyambut Idulfitri.

Diskopindag mengimbau masyarakat untuk tetap tertib saat mengantre agar kegiatan pasar murah berjalan lancar dan aman bagi semua warga. (Annisa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....