Wali Kota Probolinggo Luncurkan Gerakan Sekolah Mengaji dan Berbagi

  • 27 Feb 2026 14:31 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo - Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, secara resmi meluncurkan Program Gerakan Sekolah Mengaji dan Gerakan Sekolah Berbagi di SMP Negeri 8 Probolinggo, Jumat (27/2/2026).

Peluncuran ditandai dengan penandatanganan program Remaja Musala Teman Sebaya (Remus Baya) yang disaksikan jajaran pejabat dan pemangku kepentingan pendidikan se-Kota Probolinggo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Agus Efendi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siti Romlah, Kepala Kemenag Kota Probolinggo Didik Kurniawan, Camat Wonoasih Eko Candra, pengawas dan penilik sekolah, kepala SMP negeri se-Kota Probolinggo, perwakilan K3S SD, serta pengawas PAI.

Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin mengajak para siswa menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum transformasi diri. Ia menekankan pentingnya membangun disiplin, termasuk memanfaatkan waktu sepertiga malam untuk belajar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Keberhasilan masa depan sangat bergantung pada keteguhan cita-cita, kemampuan beradaptasi, serta rasa hormat yang mendalam kepada orang tua,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa semangat Probolinggo Bersolek bukan hanya soal kebersihan fisik kota, melainkan juga pembentukan karakter generasi muda yang bersih hati, ramah, kreatif, dan berdaya saing menuju Generasi Emas 2045.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Probolinggo, Siti Romlah, menyampaikan bahwa program tersebut bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik serta menanamkan budaya cinta mengaji di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, kelompok bermain, TK, SD, SMP hingga PKBM.

“Inisiatif ini tidak hanya menguatkan kegiatan mengaji, tetapi juga menumbuhkan empati melalui penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat sekitar. Program akan berjalan serentak di seluruh satuan pendidikan selama Ramadan,” jelasnya.

Menurutnya, Gerakan Sekolah Berbagi diharapkan mampu menanamkan karakter peduli sesama dan semangat berbagi di kalangan pelajar, sekaligus mendorong kolaborasi sekolah dan masyarakat dalam membentuk karakter religius dan sosial yang meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Acara peluncuran berlangsung semarak dan inspiratif. Penampilan mendongeng bertema pendidikan karakter anti-bullying dibawakan Yuko Putri, juara 1 lomba mendongeng dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia 2025. Para siswa juga mempersembahkan Tari Selamat Datang Kudaran serta mengaji bersama Surah Al-Mulk, menciptakan suasana religius yang khidmat.

Di pintu gerbang sekolah, berbagai prestasi turut dipamerkan, di antaranya penghargaan Adiwiyata Nasional 2025 dari Menteri Lingkungan Hidup serta penghargaan inovasi daerah BATOLU (Bayam Toga dan Bolu) sebagai inovasi paling berkelanjutan pada ajang IGA 2024 Kota Probolinggo.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Melalui peluncuran program ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap terbentuk generasi pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter religius dan sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....