Gerakan Pangan Murah Difokuskan di Dua Titik, DKP3 Pastikan Jangkau Lebih Luas

  • 04 Agt 2026 15:41 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Probolinggo memfokuskan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di dua lokasi, yakni Pasar Wonoasih dan Jalan Panglima Sudirman, tepatnya di depan Kios Pangan Kopi Siaga. Langkah tersebut dilakukan untuk menjangkau kawasan dengan tingkat konsentrasi masyarakat yang tinggi sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

Kepala DKP3 Kota Probolinggo, Fitriawati, mengatakan penetapan dua lokasi tersebut didasarkan pada hasil evaluasi dan tingkat antusiasme masyarakat. Kedua titik dinilai menjadi lokasi yang paling efektif dalam mendistribusikan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Gerakan Pangan Murah kami fokuskan di Pasar Wonoasih dan depan Kios Pangan Kopi Siaga karena konsentrasi masyarakat cukup tinggi. Dengan begitu, masyarakat lebih mudah mengakses bahan pangan dengan harga yang lebih murah," ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menyampaikan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu meringankan beban masyarakat. Ia menegaskan bahwa program ini akan terus diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga.

"Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga," kata Wali Kota.

Fitriawati menjelaskan, untuk wilayah lain, Pemerintah Kota Probolinggo tetap memberikan akses pangan murah melalui program lain, seperti pasar murah yang diselenggarakan di berbagai fasilitas umum sesuai kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, skema tersebut merupakan bagian dari strategi pemerataan layanan agar masyarakat di seluruh wilayah tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Dalam setiap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, DKP3 menyiapkan sedikitnya dua ton berbagai komoditas pangan. Komoditas tersebut meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya yang dijual di bawah harga pasar.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah dinamika harga bahan pokok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....