Komisi IV DPRD Soroti Hilangnya Tujuh Koper Wisatawan di Bromo

  • 21 Feb 2026 09:33 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo – Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) menyusul kasus hilangnya tujuh koper milik wisatawan asal Thailand di kawasan Gunung Bromo beberapa waktu lalu.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo, Umil Sulistyowati. Ia menyatakan pihaknya sangat menyayangkan peristiwa tersebut karena dinilai mencoreng citra pariwisata daerah yang tengah berkembang pesat.

RDP tersebut turut dihadiri sejumlah pihak terkait, mulai dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo, Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo, Polsek Sukapura, pelaku usaha wisata, perwakilan paguyuban jip, tokoh adat Tengger, hingga unsur lainnya yang berkaitan dengan pengelolaan wisata Bromo.

Menurut Umil, Dinas Pariwisata selama ini telah menyiagakan empat petugas secara bergantian selama 24 jam di kawasan wisata. Namun, kejadian tersebut disebut terjadi bukan di lokasi parkir resmi yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Ia juga menyoroti praktik sopir travel yang merangkap sebagai pemandu wisata. Saat wisatawan turun untuk menikmati destinasi, kendaraan dalam kondisi ditinggalkan, sehingga berpotensi membuka peluang terjadinya tindak kejahatan.

“Sebagai mitra kerja dinas terkait, kami berharap kejadian ini tidak terulang kembali. Ini menyangkut nama baik daerah bahkan negara, karena korbannya wisatawan mancanegara,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

Umil menegaskan, proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian dan berharap kasus tersebut segera terungkap. Menurutnya, sektor pariwisata merupakan salah satu penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga faktor keamanan dan kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas bersama.

Komisi IV pun mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan kawasan wisata, termasuk pengawasan parkir, penataan peran sopir jip, serta penguatan koordinasi lintas sektor agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....