Disdikbud Malang Dorong Pembentukan SMP Garuda Olahraga

  • 09 Feb 2026 22:01 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mendorong rencana pendirian SMP Garuda yang difokuskan bagi siswa berprestasi di bidang olahraga, dengan konsep pembinaan akademik dan non-akademik yang seimbang.

Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyebut gagasan SMP Garuda sejatinya sudah lama menjadi cita-citanya. Menurutnya, sekolah ini berpotensi menjadi terobosan karena Jawa Timur belum memiliki SMP olahraga yang benar-benar berbasis prestasi.

“Kalau diizinkan pimpinan dan disetujui akademisi serta masyarakat, itu mau saya pakai khusus untuk anak-anak prestasi olahraga,” kata Suwarjana, Senin, 9 Februari 2026.

Ia menjelaskan, selama ini banyak atlet muda yang berprestasi secara non-akademik, namun tertinggal dalam pembelajaran karena padatnya jadwal latihan. SMP Garuda dirancang untuk mengatasi ketimpangan antara waktu latihan dan akademik.

“Anak olahraga itu latihannya diforsir, akhirnya akademiknya tertinggal. Di SMP Garuda nanti akan kita gembleng dua-duanya,” ujarnya.

Suwarjana mencontohkan atlet renang dan sepak bola yang harus latihan sejak pagi hari sehingga tidak optimal mengikuti pelajaran di sekolah reguler. Dengan konsep boarding school, jadwal belajar dan latihan akan ditata lebih terstruktur.

“Sudah asrama, jadi pembelajaran kapan, latihannya kapan, itu tertata. Akademik dan prestasi olahraga bisa seimbang,” jelasnya.

Ia menambahkan, kecerdasan akademik juga penting bagi atlet, termasuk dalam pengambilan keputusan saat bertanding. “Pemain bola itu jangan hanya otot, tapi juga berpikir,” tegasnya.

Terkait progres, Suwarjana mengakui hingga kini belum ada pembahasan resmi di tingkat pimpinan. Disdikbud masih menunggu arahan untuk memberikan saran staf dan menyusun proposal.

“Sampai sekarang belum diminta masukan ke nota dinas pimpinan. Kalau sudah diminta, nanti kami siapkan proposal,” katanya.

Suwarjana juga menyebut pihaknya berupaya tidak membangun gedung baru, melainkan memanfaatkan fasilitas yang memungkinkan. Meski demikian, ia menilai realisasi SMP Garuda belum bisa dilakukan pada 2026.

“Kayaknya belum,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....