PCNU Malang Matangkan Persiapan Mujahadah Kubro Harlah NU

  • 02 Feb 2026 12:36 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang mematangkan persiapan pelaksanaan Mujahadah Kubro sebagai puncak peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama yang akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada 7–8 Februari 2026. Kegiatan keagamaan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 75.000 hingga 100.000 jamaah dari berbagai daerah.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Malang, Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag., menyampaikan bahwa pendaftaran hanya diberlakukan bagi jamaah dari luar Kota Malang. 

“Kalau masyarakat Malang tidak perlu mendaftar. Yang perlu pendataan adalah rombongan dari luar kota untuk memudahkan pengaturan jamaah,” ujarnya, dalam Dialog Malang Menyapa, pada Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, kapasitas Stadion Gajayana hanya mampu menampung sekitar 30.000 jamaah. Oleh karena itu, panitia menyiapkan videotron di sejumlah titik sekitar stadion. 

“Yang tidak masuk stadion tetap bisa mengikuti melalui layar besar dan videotron yang kami siapkan,” ucapnya.

Terkait kebersihan dan ketertiban, PCNU Kota Malang telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Malang serta instansi terkait. 

“Kami menyiapkan toilet portable, toilet khusus di area stasiun, serta dukungan PDAM untuk kebutuhan air wudu,” ungkapnya. 

Selain itu, siswa Ma’arif tingkat SMA dan SMK akan dilibatkan untuk membantu pengelolaan sampah.

Dalam aspek layanan kesehatan, panitia menyiapkan pos kesehatan di sejumlah titik. Gus Is menyebut seluruh puskesmas di Kabupaten Malang beserta ambulans dan tenaga medis akan disiagakan. 

“Antisipasi sudah kami lakukan agar jika terjadi kondisi darurat bisa segera ditangani,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsumsi jamaah menjadi perhatian khusus mengingat kegiatan berlangsung malam hingga pagi hari. 

“Kami menyiapkan konsumsi bersama pemerintah daerah, meski tidak sepenuhnya mencukupi. Dari Kabupaten Malang disiapkan sekitar 15.000 nasi bungkus, dari Kota Malang sekitar 10.000, dan dari kota Batu,” ucapnya.

Untuk meminimalkan penumpukan massa dan sampah, panitia menerapkan sistem satu bus satu liaison officer (LO).

“LO akan mengawal mulai kedatangan, penempatan parkir, hingga distribusi konsumsi langsung ke bus masing-masing,” ungkapnya.

Terkait arus lalu lintas, PCNU Kota Malang telah berkoordinasi dengan aparat dan pemerintah daerah. Jamaah diperkirakan mulai masuk ke Kota Malang sejak pukul 15.00 WIB dengan pengaturan jalur tertentu. 

“Beberapa ruas jalan akan dialihkan sementara agar tidak terjadi kepadatan di pusat kota,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Isroqunnajah menyebut kesiapan panitia telah mencapai sekitar 70 persen dan akan terus dimantapkan melalui koordinasi lanjutan. Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat, PCNU Kota Malang berharap Mujahadah Kubro Harlah NU dapat berjalan tertib, aman, dan khidmat. (Meuthia Adzkiya)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....