Commuter Line Probolinggo Surabaya Beroperasi Mulai Maret

  • 25 Jan 2026 11:48 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Probolinggo – Commuter Line Surabaya–Pasuruan–Probolinggo (SUPASPRO) dipastikan mulai beroperasi paling lambat 1 Maret 2026. Kepastian tersebut disampaikan Direktur PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) saat audiensi dengan Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin beberapa waktu lalu.

Aminuddin menyambut positif kepastian tersebut. Menurutnya, kehadiran Commuter Line SUPASPRO sejalan dengan arah pembangunan Kota Probolinggo sebagai daerah penyangga pelabuhan, transit, dan pariwisata.

“Kami sudah menunggu kehadiran KCI di Kota Probolinggo. Proses komunikasi dan audiensi dengan Kementerian Perhubungan sudah dilakukan dan kini ada tindak lanjut yang jelas,” ujar Aminuddin.

Ia menambahkan, Pemkot Probolinggo telah melakukan berbagai persiapan, termasuk revitalisasi Alun-alun Kota Probolinggo sebagai salah satu daya tarik destinasi wisata, menyambut meningkatnya mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Sementara itu, President Director PT KCI Mochamad Purnomosidi menjelaskan bahwa SUPASPRO merupakan bagian dari layanan kereta subsidi jarak pendek hingga menengah yang dioperasikan KCI. Untuk tahap awal, SUPASPRO akan melayani dua kali perjalanan setiap hari.

“Jika ke depan permintaan meningkat dan memungkinkan untuk satu rangkaian penuh, kami akan mempertimbangkan pengoperasian kereta khusus dengan rute Probolinggo–Surabaya,” jelasnya.

Adapun jadwal sementara, perjalanan pagi dari Probolinggo diberangkatkan pukul 04.10 WIB dan tiba di Surabaya sekitar pukul 06.45 WIB. Sementara perjalanan malam dari Surabaya berangkat pukul 18.10 WIB dan tiba di Probolinggo sekitar pukul 20.57 WIB, dilanjutkan keberangkatan kembali dari Probolinggo pukul 21.22 WIB menuju Surabaya.

Tarif Commuter Line SUPASPRO direncanakan maksimal Rp8.000 sekali perjalanan, menyesuaikan ketentuan jarak tempuh, dengan pemesanan tiket dilakukan secara daring melalui aplikasi KAI Access, menunggu persetujuan Kementerian Perhubungan.

Wali Kota Aminuddin berharap kehadiran moda transportasi baru ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.

“Mudah-mudahan masyarakat memanfaatkan layanan ini sehingga dampak ekonomi dan pariwisata bisa dirasakan bersama,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....