Dinas PUPR Kota Batu Revitalisasi 11 Titik Pedestrian
- 10 Okt 2025 08:38 WIB
- Malang
KBRN, Batu : Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan revitalisasi di berbagai titik kota.
Sejak Agustus 2025, proyek revitalisasi pedestrian dan perbaikan gorong-gorong atau drainase berjalan serentak di 11 lokasi utama, dengan total waktu pengerjaan selama 120 hari kalender.
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Batu dalam mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan kenyamanan serta keamanan pejalan kaki.
Selain memperkuat infrastruktur drainase dengan sistem box culvert, pembangunan juga difokuskan untuk menghadirkan ruang publik yang aman, estetis, dan mendukung wisata jalan kaki sebagai bagian dari daya tarik destinasi wisata Kota Batu.
Kepala Dinas PUPR Kota Batu, Afli Nurhidayat, menjelaskan bahwa revitalisasi dilakukan secara menyeluruh dengan pembongkaran struktur lama dan penggantian material baru yang lebih kokoh dan ramah lingkungan.
“Kami tidak hanya memperbaiki tampilan pedestrian, tetapi juga memperkuat drainase di bawahnya agar mampu menampung debit air secara optimal. Dengan begitu, fungsi estetika dan keselamatan pejalan kaki bisa berjalan seiring,” ujar Afli, Jumat (10/10/2025).
Beberapa titik utama yang tengah dikerjakan antara lain Jalan Brantas, Gajahmada, Dewi Sartika, Patimura, Sultan Agung (arah bawah), Agus Salim, Jalan Kawi, serta kawasan Timur Alun-Alun. Selain itu, pembangunan juga mencakup pedestrian SMPN 3 Beji, SMAN 1 Batu (Agus Salim), Jalan Abdul Gani, dan Hasan Halim.
Nilai total proyek revitalisasi di 11 titik tersebut mencapai sekitar Rp39,7 miliar, yang terdiri atas:
Trunojoyo Rp2,5 miliar
Brantas Rp2,4 miliar
Gajahmada Rp15,8 miliar
Dewi Sartika Rp2,5 miliar
Sultan Agung Rp4 miliar
SMPN 3 Beji Rp5 miliar
SMAN 1 Batu (Agus Salim) Rp1,6 miliar
Timur Alun-Alun Rp649 juta
Patimura Rp1 miliar
Abdul Gani Rp2,3 miliar
Hasan Halim Rp1 miliar
Lebar pedestrian disesuaikan dengan kondisi eksisting masing-masing jalan, dengan penambahan elemen estetika dan fasilitas bagi pengguna jalan, termasuk area untuk olahraga ringan seperti jalan kaki dan jogging.
Proyek revitalisasi ini ditargetkan selesai pada akhir November hingga paling lambat pertengahan Desember 2025, sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan memperkuat citra Kota Batu sebagai kota wisata yang ramah pejalan kaki.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....