Nasi Goreng Tetap Jadi Primadona di tengah Gempuran Kuliner Kekinian
- 06 Jun 2026 17:26 WIB
- Malang
RRI.CO.ID,Malang - Munculnya berbagai makanan viral dan tren kuliner baru tidak lantas menggeser popularitas nasi goreng di kalangan masyarakat. Hidangan yang telah lama menjadi bagian dari budaya kuliner Indonesia ini justru terus beradaptasi mengikuti perkembangan zaman, termasuk melalui penyajian di kafe dan kopitiam modern yang banyak diminati generasi muda.
Fenomena tersebut terlihat di sejumlah pusat kuliner Kota Malang, salah satunya kawasan Soekarno Hatta yang dikenal sebagai salah satu sentra kuliner favorit mahasiswa dan anak muda. Di tengah menjamurnya menu fusion dan makanan internasional, nasi goreng masih menjadi pilihan utama karena dinilai familiar, mengenyangkan, dan mudah diterima berbagai kalangan.
Salah satu menu yang menarik perhatian adalah nasi goreng yang disajikan di Taka Kopitiam, Jalan Soekarno Hatta PTP I No.1, Mojolangu, Lowokwaru. Hidangan tersebut hadir dengan pelengkap telur mata sapi, udang, ayam goreng tepung, serta sayuran segar yang memperkaya tampilan dan cita rasa.
Keberadaan nasi goreng di berbagai konsep usaha kuliner modern menunjukkan bahwa makanan tradisional Indonesia mampu bertahan di tengah perubahan tren konsumsi masyarakat. Pelaku usaha kuliner kini tidak hanya menjual rasa, tetapi juga menghadirkan pengalaman bersantap yang sesuai dengan gaya hidup konsumen masa kini.
Secara historis, nasi goreng berasal dari tradisi masyarakat Tiongkok yang memanfaatkan nasi sisa agar tidak terbuang. Tradisi tersebut kemudian berkembang di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia. Berbeda dengan negara lain, nasi goreng Indonesia dikenal memiliki cita rasa khas berkat penggunaan kecap manis dan beragam rempah lokal.
Popularitas nasi goreng bahkan telah mendapat pengakuan dunia. Hidangan ini beberapa kali masuk dalam daftar makanan favorit internasional dan menjadi salah satu kuliner yang paling sering direkomendasikan kepada wisatawan yang berkunjung ke Indonesia.
Di Kota Malang, eksistensi nasi goreng yang tetap bertahan di tengah maraknya kuliner kekinian mencerminkan kuatnya posisi makanan tradisional dalam kehidupan masyarakat. Kondisi ini sekaligus menunjukkan bahwa inovasi kuliner tidak selalu harus menghadirkan menu baru, tetapi juga dapat dilakukan melalui penyajian modern terhadap hidangan yang telah lama dikenal masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....