Tips Mitigasi Dampak akibat Abu Vulkanik

  • 09 Sep 2026 09:10 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- Paparan abu vulkanik dapat berdampak pada kesehatan, terutama saluran pernapasan, mata, dan kulit. Karena itu, masyarakat yang berada di wilayah terdampak perlu melakukan sejumlah langkah mitigasi untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat abu vulkanik. Kementerian Kesehatan RI melalui unggahan di akun Instagram resminya membagikan sejumlah tips yang dapat dilakukan masyarakat.

Salah satu langkah utama adalah mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus beraktivitas di luar, masyarakat dianjurkan menggunakan masker untuk membantu mencegah terhirupnya abu vulkanik yang dapat memicu gangguan pernapasan seperti ISPA. Kemenkes juga menganjurkan penggunaan kacamata untuk melindungi mata dari paparan abu.

Selain itu, masyarakat perlu menjaga kebersihan tubuh setelah terpapar abu. Tubuh yang terkena debu atau abu vulkanik sebaiknya dibersihkan menggunakan air mengalir. Tangan dan wajah juga perlu dicuci menggunakan sabun untuk membantu melindungi kulit dari paparan abu.

Kemenkes turut mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak minum air putih guna membantu menjaga daya tahan tubuh. Di lingkungan tempat tinggal, abu yang menumpuk di atap, halaman, maupun saluran air juga perlu dibersihkan secara berkala. Pembersihan perlu dilakukan dengan hati-hati agar abu tidak kembali beterbangan dan terhirup.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak membakar sampah maupun bahan lain yang dapat memperburuk kondisi udara. Saat berkendara, pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan karena abu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang dan membuat perjalanan menjadi lebih berisiko.

Apabila mengalami gejala atau gangguan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik, masyarakat dianjurkan segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Kemenkes menegaskan bahwa abu vulkanik dapat mengiritasi saluran pernapasan, mata, dan kulit, sehingga keluhan kesehatan setelah paparan perlu mendapat perhatian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....