Tips Memilih Sunblock Tepat untuk Lindungi Kulit dari Matahari
- 04 Jun 2026 13:25 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Penggunaan sunblock atau tabir surya menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit dari paparan sinar matahari. Selain membantu mencegah kulit terbakar, penggunaan tabir surya secara rutin juga dapat mengurangi risiko penuaan dini hingga kanker kulit akibat radiasi ultraviolet.
Banyak orang menganggap tingkat perlindungan tabir surya hanya ditentukan oleh besarnya nilai SPF. Padahal, selain SPF, terdapat sejumlah faktor lain yang perlu diperhatikan agar perlindungan terhadap kulit dapat lebih optimal.
Secara umum, tabir surya bekerja dengan dua mekanisme berbeda. Tabir surya kimia menyerap sinar ultraviolet dan mengubahnya menjadi panas sebelum merusak kulit. Sementara itu, tabir surya fisik bekerja dengan memantulkan sinar ultraviolet sehingga tidak menembus lapisan kulit.
| Baca juga: Tips Mengatasi Kulit Sensitif |
Dalam memilih produk yang tepat, masyarakat disarankan memastikan tabir surya memiliki perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB sekaligus. Produk dengan label broad spectrum dinilai mampu memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh terhadap dampak buruk sinar matahari.
Beberapa kandungan yang umum ditemukan dalam tabir surya antara lain ecamsule, avobenzone, benzophenone, titanium dioksida, dan zinc oxide. Titanium dioksida serta zinc oxide dikenal efektif memantulkan sinar ultraviolet dan relatif aman digunakan, termasuk bagi pemilik kulit sensitif.
Selain kandungan bahan aktif, nilai SPF juga perlu diperhatikan. Para ahli merekomendasikan penggunaan tabir surya dengan SPF minimal 30. Tingkat perlindungan tersebut dinilai cukup untuk membantu menghalangi sebagian besar sinar UVB yang dapat merusak kulit.
Bagi pemilik kulit sensitif, produk yang mengandung zinc oxide dan titanium dioksida dapat menjadi pilihan karena tidak mudah memicu iritasi. Sebaiknya pilih pula produk yang bebas pewangi dan berlabel hipoalergenik.
Pemilihan tekstur tabir surya juga perlu disesuaikan dengan jenis kulit. Produk berbentuk gel umumnya cocok untuk kulit berminyak karena terasa ringan dan cepat menyerap. Sementara itu, tabir surya berbentuk krim lebih sesuai digunakan pada kulit kering yang membutuhkan kelembapan tambahan.
Untuk bayi dan anak-anak, penggunaan tabir surya khusus anak lebih dianjurkan. Produk tersebut sebaiknya bebas alkohol, paraben, pewangi, dan bahan yang berpotensi menimbulkan iritasi pada kulit sensitif.
Meski menggunakan produk yang tepat, efektivitas tabir surya tetap bergantung pada cara pemakaian. Tabir surya perlu dioleskan kembali setiap dua jam sekali, terutama setelah berenang, berkeringat, atau melakukan aktivitas luar ruangan dalam waktu lama.
Dengan memilih produk yang sesuai dan menggunakannya secara rutin, perlindungan kulit dari dampak buruk sinar matahari dapat dilakukan secara lebih maksimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....