Olahraga Teratur Jadi Kunci Mencegah Penyakit Jantung
- 03 Jul 2026 08:30 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Olahraga secara teratur menjadi salah satu langkah paling efektif, murah, sekaligus mudah dilakukan untuk mencegah penyakit jantung. Hal tersebut menjadi topik pembahasan dalam talkshow bertema "Olahraga Secara Teratur Bisa Mencegah Penyakit Jantung" yang menghadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, dr. Veny Mayangsari, SpJP Subsp.P.R., Kv(K), M.Biomed, bersama Sekretaris Yayasan Jantung Indonesia Cabang Malang Raya, Mudjiono Adi, SH.
Dalam paparannya, dr. Veny menjelaskan bahwa meningkatnya kemajuan teknologi turut memengaruhi perubahan gaya hidup masyarakat. Sayangnya, kemudahan yang ada justru membuat banyak orang semakin kurang bergerak dan mengabaikan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik.
Menurutnya, berbagai kebiasaan tidak sehat seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, begadang, hingga pola makan berlebihan yang tinggi zat kimia dapat meningkatkan beban kerja tubuh. Jika berlangsung dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi merusak fungsi organ dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
"Penyakit jantung sebenarnya dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup. Salah satu cara yang paling sederhana namun memiliki manfaat besar adalah berolahraga secara teratur," ujar dr. Veny, Kamis (2/7/2026).
Ia menjelaskan, olahraga aerobik dengan intensitas ringan hingga sedang merupakan jenis latihan yang paling dianjurkan, baik bagi masyarakat umum maupun penderita penyakit jantung. Beberapa aktivitas yang direkomendasikan antara lain berjalan kaki, senam, bersepeda, maupun jogging ringan.
Namun demikian, olahraga juga harus dilakukan dengan benar. Setiap sesi latihan sebaiknya diawali dengan pemanasan dan diakhiri pendinginan agar tubuh dapat beradaptasi secara optimal.
Lebih lanjut, dr. Veny menyampaikan bahwa melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari atau minimal 150 menit dalam satu minggu mampu memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung. Kebiasaan tersebut bahkan dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke hingga sekitar 21 persen pada pria dan 29 persen pada wanita.
Selain meningkatkan fungsi jantung, olahraga juga membantu mengendalikan berbagai faktor risiko penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes melitus, obesitas, hingga stres.
"Olahraga bukan hanya membuat tubuh lebih bugar, tetapi juga memperbaiki sirkulasi darah, meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL, serta menjaga fungsi pembuluh darah tetap optimal," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan Jantung Indonesia Cabang Malang Raya, Mudjiono Adi, SH menekankan pentingnya membangun budaya hidup sehat sejak dini agar masyarakat tidak hanya berfokus pada pengobatan ketika penyakit telah muncul.
"Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Kesadaran masyarakat untuk aktif bergerak harus terus ditingkatkan agar angka penyakit jantung dapat ditekan," ungkap Mudjiono.
Ia berharap masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, bukan sekadar aktivitas sesaat.
Melalui talkshow tersebut, kedua narasumber sepakat bahwa konsistensi berolahraga menjadi investasi kesehatan jangka panjang yang mampu menjaga kualitas hidup sekaligus mengurangi risiko berbagai penyakit tidak menular, terutama penyakit jantung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....